5. Mudah dipindahtangankan secara resmi
Selain mudah diperjualbelikan, emas juga menjadi instrumen investasi yang mudah dipindahtangankan secara resmi, apapun bentuknya, termasuk di antaranya dalam bentuk warisan. Tidak perlu syarat, sertifikat dan ketentuan khusus untuk memindahtangankan ke pihak lain.
6. Risiko investasi emas sangat rendah
Selain hilang karena kecerobohan dalam menyimpan, emas memiliki risiko yang sangat rendah sebagai produk investasi yang gagal. Catat saja sifatnya yang tidak memiliki nilai penyusutan. Karena itu, menjadikan emas sebagai instrumen investasi jangka panjang bisa menjadi opsi paling menarik untuk dipertimbangkan.
7. Emas mudah didapatkan
Salah satu alasan lain menjadikan emas sebagai instrumen investasi pilihan adalah sifatnya yang mudah didapat. Ya, Anda bisa mendapatkan emas di berbagai platform, termasuk di Laku Emas atau di e-commerce Blibli.
Selain itu, Anda juga tidak membutuhkan modal besar untuk mulai berinvestasi. Bahkan, dengan uang sebesar Rp5.000,-, Anda sudah bisa mulai berinvestasi emas melalui produk tabungan emas di sejumlah platform yang menawarkan layanan tersebut, termasuk di antaranya PT Pegadaian.
Jadi, sudah tahu alasan menjadikan emas sebagai produk atau instrumen investasi yang menarik, tidak hanya untuk mereka yang memiliki uang berlebih, tapi juga para investor pemula yang memiliki dana pas-pasan, bukan? Mengapa tidak mulai berinvestasi dari sekarang? Laku Emas di channel Blibli bisa menjadi jujukan kamu untuk mulai berinvestasi dan membeli emas atau logam mulia pilihan.
Baca Juga: Melonjak Rp 12.000, Cek Deretan Harga Emas Antam Jelang Akhir Pekan Ini
Berita Terkait
-
BI: Investor Masih Optimis dengan Pemulihan Ekonomi dan Iklim Investasi Indonesia
-
Kuda Jingkrak Indra Kenz Seharga Rp5 Miliar Disita Penyidik
-
SEA Games 2021: Lifter Eko Yuli dan Pebalap Sepeda Ayustina Tambah Pundi Emas Indonesia
-
Melonjak Rp 12.000, Cek Deretan Harga Emas Antam Jelang Akhir Pekan Ini
-
Emas Pertama Cabor Judo Didapat Iksan Apriyadi dalam SEA Games Vietnam 2021
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Warga Jateng Wajib Tahu! Pemprov Bebaskan Denda Pajak dan Pajak Progresif, Ini Jadwalnya
-
Dana Investor Miliaran Dipersoalkan, Proyek Perumahan Syariah Berujung Laporan Terhadap Oknum Dosen
-
BRI Kian Aktif Dorong Program 3 Juta Rumah Lewat Penguatan Ekosistem Perumahan
-
Candi Gedong Songo Jadi Sorotan, Titik Bor PLTP Gunung Ungaran Belum Ditentukan
-
Kasus Jasad Bayi di Bandungan Jadi Alarm Keras, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Pergaulan Remaja