SuaraJawaTengah.id - Beredar unggahan video yang menayangkan seorang pendakwah Habib Haikal Alaydrus mengharamkan aplikasi TikTok.
Melalui unggahan video di akun TikTok @dimmas01, alasan Habib Haikal Alaydris mengharamkan aplikasi TikTok yang tengah digandrungi masyarakat itu karena sarat akan maksiat.
Maka dari itu, pimpinan Majelis Al-Barokah meminta kepada umat muslim untuk segera menghapus aplikasi tersebut.
"Ada yang punya aplikasi TikTok disini? Haram. Kalau ada yang punya aplikasi itu hapus sekarang juga," kata Habib Haikal Alaydrus.
Lebih lanjut, ia mengaku resah dengan tingkah kelakuan aneh para umat muslim yang joget-joget tidak jelas di aplikasi TikTok.
"Malu kita sebagai seorang muslim, terlebih seorang muslimah. Pakai baju, jilbab panjang tapi joget-joget di depan kamera untuk apa,'' paparnya.
Sontak saja pernyataan Habib Haikal Alaydrus itu mematik perhatian warganet. Sebagian besar dari mereka ramai memberikan komentar menohok.
"Maaf bukan maksud merasa lebih benar, perkara di buat nonton apa kembali lagi ke masing-masing, saya menjadi rajin sholat dan ke majelis gara-gara TikTok," ucap akun @krisdin**.
"Kalau aplikasi TikTok di delete justru ceramah ini juga tidak akan tau. Kalau yang joged-joged itu tergantung tontonan kita," cetus akun @mmhdde**.
Baca Juga: Hotel Unik di Jawa Tengah dengan Bangunan Usang Ini Tetap Ramai Pengunjung
"TikTok hanya aplikasi, tergantung niat seseorang yang menggunakannya. Niat baik Insya Allah hasilnya baik," imbuh akun @rizfa**.
"TikTok ada algoritmanya pak, jika kita sering dengar ceramah di TikTok, kita akan selalu direkomendasikan untuk tontonan ceramah terus kok," papar akun @shanumarif**.
"TikTok yg dulu bukanlah yang sekarang.
Dulu joged-joged sekarang banyak yang ceramah, ngaji, sholawat dan banyak lagi yang bisa membwa kebaikan untuk kita semua," sahut akun @ronironi**.
"Tergantung orangnya mau cari apa, saya bahagia sejak ada TikTok. Video ceramah, motivasi dan ilmu lainnya ada," timpal akun @ichaab**.
Kontributor : Fitroh Nurikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis
-
Dulu Kerap Ditolak dan Dibully, Pekerja Difabel Ini Temukan Rumah Baru di Pabrik Rokok Magelang
-
Mengenal Varian Cicada, Ahli Sebut Anak-Anak Lebih Rentan Tertular Dibanding Dewasa
-
Cuaca Semarang Jumat Ini 'Adem Ayem', BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 5 Wilayah Lain