SuaraJawaTengah.id - Aktis Anang Hermansyah mempertanyakan alasan perusahaan Rudy Salim yang tidak mendukung atau mensponsori gelaran Formula E.
Dalam sebuah video di unggahan akun TikTok @_podcastindonesia. Anang Hermansyah mengaku heran mengapa Rudy Salim tidak mendukung ajang balapan mobil listrik internasional tersebut.
"Formua E, kok nggak kelihatan Rudy?," tanya Anang Hermansyah.
"Mahal pak," jawab singkat Rudy Salim.
Mendengar jawaban singkat Rudy Salim itu, Anang Hermansyah pun langsung tertawa lepas dan terus mencecar alasan pengusaha asal Jakarta itu tidak mensponsori Formula E.
"Hahaha, tapi kan ini menarik buat Indonesia. Kemarin Mandalika sukses besar dan Formula E yang kemarin dipandang sebelah mata ternyata sukses," imbuh Anang Hermansyah.
Rudy Salim pun mengakui bahwa gelaran Formula E memiliki dampak ekonomi bagi negara. Akan tetapi, bagi gelaran Formula E tidak cocok untuk pemasaran perusahaannya.
"Betul, Formula E itu bagus untuk daerah dan negara. Tapi kalau perusahaan saya jadi sponsor pertama besar. Kedua benefitnya kurang, karena saya punya target marketing sendiri. Jadi kurang cocok perusahaan saya melakukan sponsor di situ," papar Rudy Salim.
Unggahan video itu sontak saja menuai sorotan warganet. Tak sedikit dari mereka ramai menuliskan berbagai tanggapan di kolom komentar.
Baca Juga: Ajang Formula E Jakarta Diklaim Raup Keuntungan Banyak, Dirut Jakpro: Belum Berani Ngomong
"Loh Rudy kalau ngomong suka bener hahahaha. Dia tau mana yang baik mana yang nggak baik," kata akun @yosepa**.
"Kenapa mahal, karena benefit yang didapat mungkin gak cocok sama hitungannya," cetus akun @beginidulu**.
"Iyalah lah Formula E saingan bisnisnya Rudy, mobil listrik di takuti oleh produsen mobil bensin," ucap akun @venomin**.
"Formula E mobil listrik sedangkan dia jual mobil konvensional, ya jelas beda jalur meski sama-sama mobil," tutur akun @najwa**.
"Takut tersaingi makanya gak nongol. Hahaha," tandas akun @newbie**.
Lihat videonya bisa klik di SINI
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
Terkini
-
Plt Bupati Sukoharjo Jalani Pemeriksaan KPK, Penyidikan Kasus Etik Suryani Bergulir
-
Bocah SD Boyolali Diakui NASA, Ahmad Luthfi Langsung Beri Laptop
-
Konsisten Terapkan Industri Hijau, Semen Gresik Sabet Penghargaan Jateng Green Industrial Summit
-
Jukir Liar Patok Tarif Selangit, Wali Kota Solo Siapkan Pencabutan Izin hingga Blacklist
-
Terungkap di Sidang, Calon Perangkat Desa Jual Motor hingga Gadai Sertifikat Demi Lolos Seleksi