- Polisi menggerebek pos kamling di Desa Pasuruhan Kidul, Kudus, karena dijadikan arena judi dadu digital.
- Penggerebekan pada Minggu (13/9) dini hari itu dilakukan setelah polisi menindaklanjuti laporan warga melalui layanan 110.
- Petugas mengamankan delapan orang di lokasi dan menetapkan enam di antaranya sebagai tersangka kasus perjudian.
SuaraJawaTengah.id - Pos keamanan lingkungan (pos kamling) di Desa Pasuruhan Kidul, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, justru digunakan sebagai arena perjudian dadu digital. Polisi menggerebek lokasi tersebut setelah menerima laporan warga melalui layanan kepolisian 110.
Pengungkapan praktik perjudian itu dilakukan pada Minggu (13/9) sekitar pukul 03.30 WIB. Polisi mengamankan delapan orang dari lokasi dan menyita sebuah telepon genggam yang digunakan untuk mengakses aplikasi judi dadu, serta sejumlah barang bukti lainnya.
Kapolsek Jati AKP Subkhan mengatakan, penggerebekan bermula dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas perjudian di pos kamling Desa Pasuruhan Kidul.
“Keberhasilan kami mengungkap kasus judi dadu digital tersebut berawal dari laporan warga yang masuk ke layanan kepolisian 110 pada Minggu (13/9) pukul 03.30 WIB,” kata Subkhan di Kudus, Minggu (13/9/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, Subkhan bersama Tim Siaga Unit Reskrim Polsek Jati langsung mendatangi lokasi.
Setibanya di pos kamling, petugas mendapati sejumlah orang berkumpul dan memainkan judi dadu dengan memanfaatkan aplikasi pada telepon genggam.
Delapan orang kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan. Setelah dilakukan pendalaman, polisi menetapkan enam orang sebagai tersangka karena dinilai terbukti aktif terlibat dalam praktik perjudian.
Keenam tersangka masing-masing berinisial AH (31), IAA (27), AM (26), S (46), T (55), dan MNF (26).
Polisi turut menyita satu unit telepon genggam yang berisi aplikasi judi dadu digital, uang tunai yang diduga digunakan sebagai taruhan, alas atau lapak permainan dadu, serta karpet biru yang digunakan saat aktivitas perjudian berlangsung.
Baca Juga: Stok Beras Jateng Melimpah 1,5 Juta Ton, tapi Kok Harga Malah Naik? Ini Kata Gubernur Ahmad Luthfi
Kasus tersebut menunjukkan bagaimana praktik perjudian yang sebelumnya identik dengan permainan secara langsung kini dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi telepon genggam.
Polisi mengingatkan masyarakat agar perkembangan teknologi tidak dimanfaatkan untuk aktivitas yang melanggar hukum, termasuk perjudian berbasis aplikasi.
“Setiap laporan masyarakat yang masuk melalui layanan 110 akan kami tindak lanjuti dengan cepat. Kami mengapresiasi partisipasi warga yang peduli terhadap keamanan lingkungan dengan melaporkan aktivitas yang meresahkan,” ujar Subkhan.
Dia juga mengimbau masyarakat memanfaatkan teknologi untuk kegiatan yang produktif dan memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan.
Keenam tersangka kini harus berhadapan dengan proses hukum. Mereka dijerat Pasal 426 atau Pasal 427 KUHP tentang tindak pidana perjudian.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan
-
Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi
-
Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya