Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 18 Juni 2022 | 15:35 WIB
Ilustrasi ponsel. Ini empat penyebab baterai ponsel bermasalah seperti cepat habis (drop) meski sudah diisi ulang penuh 100 persen. (Pixabay/stevepb)

Berhati-hati memasang aplikasi rupanya bukan soal keamanan data saja, namun juga kinerja ponsel. Unduh aplikasi hanya dari tempat yang resmi karena aplikasi tidak resmi bisa saja memiliki fitur yang bisa menyedot daya baterai.

Untuk menghemat baterai, nyalakan fitur Power Saving untuk menghemat konsumsi baterai dan Adaptive Battery supaya perangkat bisa menyesuaikan konsumsi daya dengan pola penggunaan.

Secara berkala, bersihkan juga RAM dan ruang penyimpanan supaya kerja ponsel tidak melambat.

3. Membuka banyak aplikasi

Baca Juga: Daya Beli Rendah di Kuartal Pertama 2022, Pasar Ponsel Indonesia Melemah

Menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan, meski pun ponsel mendukung multitugas, bisa membuat baterai cepat habis karena banyak mengonsumsi daya.

Cek dan tutup aplikasi yang tidak digunakan melalui task manager. Cek juga aplikasi apa saja yang berjalan di belakang tidak terlihat di tampilan ponsel (background).

Buka Battery and Device Care, kemudian pilih "battery" dan "background usage limit" untuk menonaktifkan aplikasi yang jarang dipakai. Pilih "put unused to sleep" untuk aplikasi yang jarang dipakai.

4. Tidak pakai dark mode

Mode gelap atau dark mode adalah andalan untuk menghemat daya baterai terutama pada ponsel layar AMOLED. Ketika menampilkan warna hitam, layar AMOLED akan mematikan piksel sehingga konsumsi daya dari layar berkurang.

Baca Juga: Duh! Daya Beli Rendah, Penjualan Ponsel di Indonesia Melemah

Load More