SuaraJawaTengah.id - Salah satu kecamatan di Kota Tegal diketahui tak memiliki sekolah jenjang SMA negeri. Calon siswa dari wilayah itu yang akan mengikuti Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2022 harus mendaftar di sekolah di luar wilayah domisilinya yang menyediakan jalur zonasi khusus.
Meski demikian, jalur zonasi khusus tersebut hanya disediakan oleh satu sekolah. Selain itu, jumlah kuotanya juga terbatas.
Anggota Komisi I DPRD Kota Tegal Rahmat Raharjo mengatakan, sistem zonasi dalam PPDB tingkat SMA di Kota Tegal menjadi kendala bagi masyarakat di Kecamatan Tegal Selatan karena kecamatan itu tak memiliki SMA dan SMK negeri.
Untungnya, terdapat satu sekolah yang menyediakan kuota zonasi khusus bagi calon siswa yang berdomisili Kecamatan Tegal Selatan.
"Wilayah Kecamatan Tegal Selatan ini paling jauh, tidak ada SMA/SMK negeri. Ada sedikit jalan keluar, dengan zonasi khusus. Ternyata hanya ada di SMAN 3, kuotanya 10 persen," ujar Rahmat, Jumat (1/7/2022).
Adanya zonasi khusus itu diketahui saat Komisi I melakukan inspeksi mendadak (sidak) pelaksanaan PPDB tingkat SMA/SMK. Dari sidak pada Kamis (30/7/2022) itu juga diketahui jika kuota zonasi khusus itu, yakni sebanyak 32 siswa sudah terpenuhi.
"Kuota khusus ini basisanya bukan jarak, tapi usai. Jadi usai tertua menjadi prioritas, peringkat pertama. Kemudian yang lebih muda di bawahnya," ungkapnya.
Rahmat mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan pelaksanaan PPBD 2022 sebagai bagian dari tugas pengawasan.
"Termasuk PPDB SMA/SMK. Memang SMA/SMK ranah provinsi, tapi karena berada di Kota Tegal, tentu kita memiliki kepedulian, untuk bisa memastikan sistem yang ada bisa mengakomodir kebutuan masyarakat, di antaranya sistem zonasi," tandasnya.
Menurut Rahmat, selain jalur zonasi khusus, solusi lain bagi calon siswa dari Kecamatan Tegal Selatan yakni dengan mendaftar dan berebut kuota melalui jalur prestasi, afirmasi dan mutasi atau perpindahan orangtua.
"Alternatif lainnya, calon siswa yang berdomisili Tegal Selatan tetap bisa mendaftar di sekolah negeri melalui jalur-jalur tersebut," ucapnya.
Kepala SMAN 3 Kota Tegal, Budi Hilali mengatakan, pihaknya sudah membuka layanan PPDB online mulai 15-28 Juni 2022. Dilanjutkan dengan pendaftaran pada 29-1 Juli 2022.
"Ada lebih dari 600 calon peserta didik baru yang mendaftar dari kuota 324 siswa atau sembilan rombel," katanya.
Budi menyebut, seluruh kuota jalur pendaftaran yang disediakan mayoritas sudah terpenuhi. Kuota yang tersisa hanya tinggal jalur mutasi atau perpindahan tugas orang tua.
"Kalau misal jalur mutasi kurang pendaftar, nanti akan berebut di jalur zonasi, akan jadi tambahan di jalur zonasi," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun
-
Dugaan Tabrak Lari di Bantul, Pengemudi Mobil Ditangkap Warga Usai Hantam Pemotor Hingga Tewas
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan