SuaraJawaTengah.id - Pelatih Manchester United Erik Ten Hag dikabarkan sedang memburu pemain dari belanda untuk memulai eranya.
Namun tokoh muda Nahdlatul Ulama Nadirsyah Hosen justru menyebut Ten Hag kurang wawasan dan pengalaman.
Menurut Nadir level liga Inggris itu berada diatas liga belanda. Harusnya Ten Hag memilih pemain dari kelas liga yang selevel untuk memperkuat Timnya.
"Ten Hag ini wawasan dan pengalamannya terbatas," sebut Nadir melalui twitter pribadinya pada Rabu (6/7/2022).
"Dia mau ambil pemain Belanda atau yang main di Liga Belanda. Padahal level liga Inggris jauh lebih sengit dan keras," lanjutnya.
Kemudian ia justru merundung MU, karena dengan performanya yang kian memburuk membuat pemain papan atas tidak berminat bergabung dengannya.
"Tapi emang repot jg sih kalau mau ambil pemain top. Mana ada yang mau main di klub bapuk," ujarnya.
Sontak cuitan Gus Nadir itu menuai beragam tanggapan dari warganet.
"Mau di buli kayak apapun, MU tetap idola, lha wong dulu kita sempat bosen lihat MU selalu menang kalo main kok," ucap akun @****08.
Baca Juga: Bakal Ditinggal Robert Lewandowski, Bayern Munich Diminta Boyong Cristiano Ronaldo
"Sir Alex butuh waktu 8 tahun lebih dari awal melatih untuk membawa MU ke tahta tertinggi," imbuhnya.
"Ya nama nya juga pendukung klub yang baru keluar Goa, euforia nya luar biasa, bully sana sini, kemarin 20 tahun lebih di goa ngapain aja?," sindir akun @*****see kepada Nadir.
"Emm nganu.. Gus @na_dirs nge"fans" Liverpool baru era Klopp akhir-akhir. Jadi ndak tau siapa itu Suarez, Dirk Kuyt, Zenden," kata akun @******adi.
Kontributor : Sakti Chiyarul Umam
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Sebelum Dipulangkan Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet akan Diautopsi di Pemalang
-
9 Fakta Mengerikan di Balik Kerusuhan Iran: Ratusan Tewas, Ribuan Ditangkap, dan Ancaman Militer AS
-
Suzuki Karimun 2015 vs Kia Visto 2003: Pilih yang Lebih Worth It Dibeli?
-
Banjir Lumpuhkan SPBU Kudus, Pertamina Patra Niaga Sigap Alihkan Suplai BBM Demi Layanan Optimal
-
Semen Gresik Gaungkan Empowering Futures sebagai Landasan Pertumbuhan dan Keberkelanjutan