SuaraJawaTengah.id - Sungguh tega pelaku kejahatan yang beraksi di wilayah Desa Somagede/Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas. Ia menipu seorang nenek berinisial JW (83).
Alhasil dua cicin emas miliknya diduga dibawa kabur pria tak dikenal. Lebih mirisnya lagi, pria misterius tersebut mengaku sebagai famili Gus Dur dari Jombang, Jawa Timur.
Usai kejadian tersebut, anak korban Sujadi Yadi mengunggahnya cerita penipuan yang dialami ibunya ke media sosial Facebook. Video pengakuan ibunya menjadi korban penipuan pun viral.
Kronologi peristiwa itu bermula saat ibunya sedang menunggu penjual sayur keliling di pinggir jalan raya Banyumas-Banjarnegara, Selasa (12/7/2022) yang menjadi rutinitas JW tiap pagi hari.
"Sekitar pukul 06.30 WIB setelah salat subuh, memang biasanya duduk di situ (bruk jembatan pinggir jalan raya). Menunggu penjual sayur keliling lewat," katanya saat dihubungi wartawan, Rabu (13/7/2022).
Video yang diunggah ke Facebook berdurasi 1.49 menit. Dalam video tersebut JW mengaku, awalnya dihampiri pria tak dikenal untuk menanyakan alamat menggunakan mobil. JW diminta naik ke atas mobil pelaku.
"Saya disuruh masuk (mobil) terus ditanya, 'Mbah saya kiai dari Jombang, saudaranya Gus Dur, mau tanya arah Kebasen mana'?" kata JW menirukan ucapan pria tersebut menggunakan bahasa jawa halus.
Usai diberi tahu arah jalan menuju Kebasen, pria tersebut meminta JW melepas cincin emas yang dikenakan dan membungkusnya dengan tisu yang ada di mobil.
"Itu ambil tisu di pintu mobil, cincinnya di bungkus tisu mbah," lanjut JW menirukan perkataan pria ini.
Baca Juga: Hindari Social Engineering, BRI: Rahasiakan OTP, PIN, hingga User dan Password
Setelah turun dari mobil, tanpa disadari cincin tersebut telah berganti. Bungkusan tisu yang awalnya masih berisi dua cincin emas berubah menjadi uang Rp 4.500 dalam pecahan recehan.
Kondisi ibunya saat kejadian, menurut Sujadi dalam keadaan sadar. Pria misterius itu awalnya datang dari arah timur (Banjarnegara) sendirian.
"Katanya sih pelaku cuma satu dari arah timur. Namanya orang kampung, kalau ada tanya alamat pasti nyamperin. Tapi saya tidak tahu jenis dan warna mobil yang dipakai," jelasnya.
Dirinya tidak begitu mengetahui bobot cincin yang berhasil dibawa kabur pria misterius ini. Namun diperkirakan kerugian sekitar Rp 4 juta.
Sementara itu, Kapolsek Somagede AKP Hartoyo menjelaskan sudah mendapat laporan tindak kejahatan penipuan tersebut. Saat ini pihaknya tengah mengumpulkan bukti dan meminta keterangan beberapa saksi saat kejadian.
"Kami sedang berupaya untuk mengungkap, dan sementara mengumpulkan keterangan dari korban dan saksi," terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Jokowi: PSI Punya Target Besar di 2029, Bukan Sekadar Lolos ke Senayan
-
Soroti Krisis Kepercayaan, Yoyok Sukawi Desak PSSI Transparan Soal Isu Penundaan Kongres
-
Polda Jateng Selidiki Kematian Dugaan Bunuh Diri Taruna Akpol: Baru Ikuti Pembukaan Pendidikan
-
Ini Identitas Taruna Akpol yang Tewas Diduga Bunuh Diri
-
Bupati Nonaktif Cilacap Didakwa Minta Kepala OPD Kumpulkan Rp568 Juta untuk THR