SuaraJawaTengah.id - Banjir bandang menerjang dua desa di Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Kamis (14/7/2022).
Bupati Haryanto menjelaskan, total 25 rumah warga hanyut terbawa arus banjir bandang di daerah itu akibat curah hujan yang tinggi.
"Puluhan rumah yang hanyut terbawa banjir bandang di Kecamatan Margoyoso, yakni di Desa Bulumanis Kidul ada 13 rumah dan Desa Tunjungrejo ada 12 rumah, sedangkan di Desa Sekarjalak hanya rusak ringan," kata Haryanto usai mengunjungi lokasi banjir di Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, Pati.
Untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum korban banjir, kata dia, Pemkab Pati menyiapkan dapur umum di dekat balai desa masing-masing.
Baca Juga: Banjir Rob Merendam Desa Kalibuntu Probolinggo
Selain itu, imbuh dia, saat ini juga ada suplai kebutuhan makan dan minum dari PMI Pati, relawan, komunitas, Kementerian Sosial maupun Dinas Sosial Pati serta sejumlah pihak lain.
Pemkab Pati juga melakukan inventarisasi korban banjir bandang yang terjadi pada Kamis (14/7/2022) dini hari itu. Selanjutnya, setelah mengetahui kebutuhannya akan dipetakan dan warga yang rumahnya rusak juga akan dibantu pemerintah.
"Kami berharap masyarakat bersatu padu dan jangan saling menyalahkan. Mari bersama-sama mencari solusi terbaik karena korban banjir juga tidak hanya kehilangan rumah, dokumen-dokumen penting pun ikut terbawa hanyut banjir sehingga mereka membutuhkan uluran tangan secepatnya," ujarnya.
Kalakhar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetya yang ikut mendampingi Bupati Pati mengunjungi lokasi banjir di Desa Bulumanis Kidul menambahkan saat ini warga korban banjir diungsikan sementara di balai desa terdekat.
"Ada pula yang mengungsi di rumah saudaranya karena 25 rumah warga yang tersebar di dua desa tersebut memang tidak bisa dihuni lagi," paparnya.
Baca Juga: Ajak Pegawai Drive Thru Sambung Lagu saat Layani Pembeli, Perempuan Ini Banjir Pujian
Bencana banjir di Kecamatan Margoyoso tercatat melanda tiga desa, yakni Bulumanis Kidul, Sekarjalak dan Tunjungrejo.
Berita Terkait
-
Tornado Dahsyat Landa AS: 7 Tewas, 55 Juta Terancam! Banjir Bandang Mengintai
-
Ditanya Banjir Sampai Sampah saat Halalbihalal ke Megawati, Pramono: Alhamdulillah Bisa Kita Jawab
-
Giant Sea Wall: Solusi Banjir Rob Jakarta atau Proyek Ambisius Tanpa Dana Jelas?
-
Fantastis! Total Kerugian Akibat Banjir Jabodetabek Ternyata Tembus Rp1,7 Triliun
-
Pemerintah Bentuk Tim Mitigasi, Cegah Banjir Besar Jabodetabek dan Cianjur Terulang
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Habbie, UMKM Minyak Telon Binaan BRI Tampil dengan Prestasi Keren di UMKM EXPO(RT) 2025
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025