SuaraJawaTengah.id - Beredar rekaman suasana partai final Piala AFF U-19 2022 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jumat (15/7/2022) malam tampak sepi penonton.
Laga final itu mempertemukan Timnas Malaysia U-19 melawan Laos yang dimenangkan Tim Harimau Malaya dengan skor 2-0.
Meski laga final yang seharusnya jadi pertandingan menatik untuk ditonton, namun dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @arnol025 bangku-bangku penonton tampak kosong.
Sementara itu di lapangan para pemain dari Timnas Malaysia U-19 dan Laos sudah berbaris serta bersiap bertanding merebutkan juara piala AFF U-19 2022.
"Bayangkan yang main final ini timnas Indonesia, pasti tribun udah full penonton," tulis keterangan dalam video. Dikutip pada Minggu (17/7/2022).
Lantas melalui kolom komentar warganet lain menambahkan tanggapan bahwasanya hal tersebut merupakan bentuk kekecewaan suporter Indonesia kepada AFF.
Wajar saja, sampai sekarang suporter bola di Indonesia masih kecewa dengan aturan head to head yang diberlakukan oleh AFF sehingga merugikan timnas Indonesia tidak dapat lolos dari fase group.
"Mungkin kalo ngga lolosnya timnas secara wajar masih ada yang nonton pastinya walau nggak banyak," ucap akun @****ie.
"Suporter Indonesia sengaja, bentuk kekecewaan Thailand dan Vietnam, diduga main mata," tutur akun @*******an.
Baca Juga: Juara Piala AFF U-19 2022, Timnas Malaysia Dituding Curi Umur
"AFF auto menyesal dengan penetapan aturan head to head yang malah merugikan AFF sendiri, fulus, cuan gagal masuk kantong AFF," kata akun @*********85.
Sementara itu hasil pertandingan tersebut Timnas Malaysia U-19 menjuarai Piala AFF U-19 2022 di Indonesia setelah mengalahkan Laos U-19 dengan skor 2-0 pada partai final di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jumat (15/7/2022) malam.
Pada pertandingan ini, Malaysia sempat unggul lebih dulu di babak pertama melalui Muhammad Faiz Amer Runnizar dan Muhammad Alif Izwan Yuslan pada babak kedua.
Ini merupakan gelar kedua Malaysia pada gelaran Piala AFF U-19 setelah sebelumnya sempat mereka menangkan pada 2018 lalu yang saat itu digelar di Indonesia juga, sedangkan tempat kedua bagi Laos adalah pencapaian terbaik mereka selama keikutsertaan mereka di turnamen ini.
Kontributor : Sakti Chiyarul Umam
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis
-
Dulu Kerap Ditolak dan Dibully, Pekerja Difabel Ini Temukan Rumah Baru di Pabrik Rokok Magelang
-
Mengenal Varian Cicada, Ahli Sebut Anak-Anak Lebih Rentan Tertular Dibanding Dewasa
-
Cuaca Semarang Jumat Ini 'Adem Ayem', BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 5 Wilayah Lain