“Yang sudah kami daftarkan 463 batang pohon kelapa Upat-upat. Tapi itu belum semua. Nanti akan didaftar menunggu Dinas Pertanian Kabupaten Magelang,” jelasnya.
Budi daya kelapa Upat-upat diharapkan menjadi komoditas selingan warga Kecamatan Srumbung yang selama ini mayoritas petani salak. Jumlah produksi kelapa Upat-upat lebih banyak dibanding kelapa jenis lainnya.
Berdasarkan estimasi produksi oleh Balai Penelitian Tanaman Palma Mapanget Manado, satu pohon kelapa Upat-upat bisa menghasilkan 163 butir kelapa per tahun.
Jumlah itu lebih banyak dibanding kelapa jenis lain yang hanya menghasilkan sekitar 120 butir kelapa per tahun.
Jika ditanam dengan jarak antar pohon 9x9 meter persegi, setiap hektare lahan bisa ditanami sekitar 123 pohon kelapa. Dengan estimasi produksi 163 butir kelapa per pohon, dari 1 hektare lahan bisa dihasilkan 20 ribu butir kelapa per tahun.
Sehingga diperkirakan 1 hektare lahan kelapa Upat-upat dapat menghasilkan 6,6 ton kopra setiap tahun. Jumlah itu jauh lebih besar dari hasil produksi kopra dari kelapa jenis lain yang hanya mencapai 3-3,5 ton per hektare setiap tahun.
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu
-
20 Ribu Prompt Belum Tentu Jadi Hak Cipta, Pakar Soroti Batas Karya AI
-
UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor