SuaraJawaTengah.id - Bruno Fernandes menyambut baik rezim keras Erik ten Hag di Manchester United dan mengatakan disiplin dalam skuad sempat hilang dari klubnya.
Ten Hag memperkenalkan serangkaian aturan begitu diangkat menjadi bos Old Trafford, termasuk tuntutan agar pemain tepat waktu saat berlatih, rapat dan makan bersama.
Menurut Fernandes, sikap keras Ten Hag telah mempengaruhi pemain. Sebelum ini, menurut Fernandes, para pelanggar aturan dibiarkan tak dihukum.
"Saya kira kami sempat kehilangan itu, dan saya pikir, bagi saya, cara saya melihat disiplin itu penting," kata Fernandes dalam laman ESPN Kamis (21/7/2022).
"Bagi saya, disiplin bukan hanya cara Anda bermain di lapangan, posisi yang Anda isi, apa yang harus Anda lakukan, tapi juga di luar lapangan, jangan terlambat untuk rapat, jangan terlambat santap bersama."
"Saya kira itu sangat penting karena jika semua orang tepat waktu dan datang terlambat, dia harus dihukum dan saya kira itu dia sangat bagus melakukannya dan bagi saya sungguh hebat karena saya suka tepat waktu, jadi saya tak memasalahkan hal itu."
Fernandes terlihat mendekati penampilan terbaiknya selama tur ke Thailand dan Australia ketika United era ten Hag sudah mencetak 11 gol dari tiga pertandingan.
Musim lalu gelandang itu mengalami penurunan performa tetapi kini sudah mengambil kesempatan untuk membungkam kritik bahwa dia terlalu sering menyianyiakan penguasaan bola.
"Saya menguasai bola ketika saya anggap harus mempertahankannya, saya berusaha mengoper ketika saya anggap harus mengopernya dan kadang-kadang itu berjalan baik, kadang-kadang tidak," kata dia.
Baca Juga: Erik ten Hag Tegaskan Ingin Cristiano Ronaldo Tetap Bertahan di Old Trafford
Musim panas United bersama ten Hag sejauh ini berjalan mulus setelah mencatat kemenangan meyakinkan atas Liverpool, Melbourne Victory dan Crystal Palace. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Garuda Calling! Bek Kendal Tornado FC Youth Davin Armadheni Dipanggil Seleksi Timnas U-20
-
Sentuh Seribuan Warga, Kapolda Jateng Pimpin Langsung Bakti Kesehatan Gratis di Tegal
-
Neraca Dagang Surplus, Arus Logistik Nasional Terus Bergerak
-
IJD Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Baru di Jawa Tengah
-
Masih Ada 7 Daerah Belum UHC, Pemprov Jateng Dorong BPJS Jadi Prioritas Daerah