SuaraJawaTengah.id - Penjualan minuman ringan di sekitar Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang kecipratan rejeki. Stadion dijadikan sebagai home base Persis Solo pada pekan pertama Liga 1.
Sugeng Susanto, salah seorang pedagang minuman dan rokok di sekitar Stadion Moch Soebroto mengaku senang, perhelatan sepak bola kembali di digelar di sini.
"Rame di sini kalau ada pertandingan sepak bola. Pendapatan nggak mesti sih. Tapi kalau rame (seperti sekarang) Rp200 ribu sampai Rp300 ribu bisa dapat," kata Sugeng kepada SuaraJawaTengah.id, Senin (25/7/2022).
Di lokasi ini Sugeng menjual beraneka minuman ringan, permen, dan rokok. Dia bersama istrinya membuka lapak berdagang semi permanan tak jauh dari pintu masuk kompleks Gelanggang Olah Raga Sanden, Kota Magelang.
Baru sekitar 5 menit nongkrong di lapak Sugeng, terhitung sudah ada sekitar 5 orang yang membeli air mineral, rokok, dan teh kemasan. "Biasanya sama (jualan) kuliner. Tapi ini yang datang kan anak-anak muda dan remaja."
Menurut Sugeng supporter pertandingan sepak bola yang mayoritas anak muda, kurang suka jajan makanan iseng seperti sosis bakar, kebab, atau burger. "Yang paling laku ya rokok."
Jika tidak ada pertandingan sepak bola, Sugeng biasanya jualan berkeliling. Mendatangi acara keramaian yang diadakan masyarakat seperti jatilan, brodut, atau organ tunggal.
Sugeng termasuk pemain lama. Sejak tahun 1988 dia mulai berjualan di terminal Secang, Magelang.
"Saya sudah mulai jualan tahun 1988. Tapi dulu di terminal Secang. Aqua itu harganya dulu masih Rp 200," ujar Sugeng mengingat awal berjualan beraneka minuman ringan.
Baca Juga: Jersey Tambalan RANS Nusantara FC Jadi Sorotan di Laga Perdana Liga 1, Netizen: Ini Tim Sultan?
Meski kelihatannya sepele, ternyata modal membuka usaha ini lumayan besar. Sugeng mengaku membelanjakan sekitar Rp10 juta untuk mememuhi lapak jualannya.
Modal paling besar untuk membeli rokok dan menyiapkan tenda jualan. Tidak seperti tenda pedagang lain yang biasanya hanya menggunakan terpal biasa, Sugeng menggunakan tenda portabel yang bisa dibongkar pasang dengan cepat.
Meski modalnya terbilang besar, keuntungan dari berjualan minuman ringan lumayan menjanjikan. Sebelum kick off laga Persis Solo melawan Dewa United, Sugeng mengaku sudah mendapat keuntungan kotor Rp500 ribu.
"Modal kurang lebih Rp10 juta. Itu buat modal rokoknya kan besar ya. Sekarang ini Rp500 ribu sudah dapat. Tapi (keuntungan) kotor ya."
Dari berjualan minuman ringan, rokok, dan permen, Sugeng bisa menyekolahkan anaknya hingga jenjang pendidikan diploma.
Anak pertamanya saat ini bekerja sebagai ahli gizi di salah satu rumah sakit di Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal. Anak keduanya sedang menunggu wisuda dari Universitas Sains Al-Qur’an (Unsiq) Wonosobo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru
-
PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026
-
Bhimasena Run for Whale Shark 2026: Saat Langkah Kaki Membawa Pesan untuk Laut
-
Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan
-
Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang