SuaraJawaTengah.id - Pemuda Dusun Sutan, Magelang mengemas peringatan 1 Suro dengan cara berbeda. Menghilangkan kesan kuno pada perayaan adat tradisional.
Panitia menggelar turnamen E-sport: Mobile Legends dan Free Fire, sebagai salah satu rangkaian acara "Festival Sutan 1 Suro". Tahun ini kali kedua festival serupa digelar di Dusun Sutan, Desa Sumberrejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.
"Pertama kami adakan tahun 2017. Tapi kemudian terputus lama. Tidak bisa diadakan selama pandemi," kata Agus Bramantyo selaku seksi acara “Festival Sutan 1 Suro” kepada SuaraJawaTengah.id, Rabu (27/7/2022).
Konsep Festival Sutan 1 Suro tahun ini dikemas berbeda. Turnamen Mobil Legend dan Free Fire, diadakan untuk menangkap minat para pelajar dan remaja yang tertarik pada dunia digital.
Menurut Sekretaris Panitia, Narendra Rinno, strategi itu lumayan efektif menarik minat para remaja untuk terlibat penyelenggaraan "Festival Sutan 1 Suro".
"Antusias sekali. Mereka (para remaja) meng-create acara ini berdasarkan dunia mereka. Sekarang yang lagi ngetrend game online. Mereka bikin turnamen E-sport."
Tujuan awal festival ini digelar kata Agus Bramantyo, bukan semata-mata mencari keuntungan tapi membangun rasa guyub-rukun antar warga. Sehingga modal utamanya adalah berusaha menjembatani keinginan generasi tua dan anak-anak muda.
"Tujuannya menjembatani keinginan warga lintas generasi. Supaya akar budayanya tidak hilang, tapi juga tidak tertinggal oleh era digitalisasi modern," kata Agus Bramantyo.
Panitia menyiapkan 32 slot jadwal pertandingan Mobile Legend dan Free Fire. Turnamen dimulai hari ini dengan biaya pendaftaran Rp50 ribu.
Baca Juga: Update Pagi! Kode Redeem Mobile Legends Rabu 27 Juli 2022
Meski dikemas modern, perayaan 1 Suro di Dusun Sutan tidak meninggalkan akar tradisi. Pertunjukan seni tradisional yang umum ditemui pada perayaan suran tetap dipentaskan.
Ada sekitar 14 penampilan kelompok jatilan kreasi, gedruk, rampak celeng, jaran pegong, dan barong yang dipentaskan di lapangan tengah Dusun Sutan. Brodut Rukun Siswa dari Purworejo akan tampil sebagai penutup pertujukan seni “Festival Sutan 1 Suro”, 27-29 Juli 2022.
Menurut Agus Bramantyo, festival ini diadakan untuk mengingatkan warga agar lebih mengenal perayaan tahun baru Islam (1 Muharam).
"Kami mengingatkan mayoritas (warga) muslim yang hura-huranya biasanya di tahun baru nasional. Jarang kita merayakan tahun baru Islam. Makanya kami bikin ikon sendiri Festival Sutan 1 Suro."
Pada hari ketiga, puncak Festival Sutan 1 Suro diakhiri dengan pengajian akbar. Sebelumnya warga akan mengadakan doa bersama di masjid.
"Acara puncak kita ada pengajian akbar. Jadi bersama teman-teman merangkai atau mengonsep acara untuk kepentingan semua warga agar terakomodir di ‘Festival Sutan 1 Suro’."
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Waspada! Semarang Diguyur Hujan Seharian, BMKG Prediksi Dampak Cuaca Ekstrem Hingga Akhir Januari
-
Mengenal Rumus Segitiga Sembarang dan Cara Menghitung Luasnya
-
Apel Siaga Bulan K3 Nasional, Semen Gresik Tegaskan K3 sebagai Budaya dan Prioritas Utama
-
Warga Pati Berpesta: Kembang Api Sambut Tumbangnya Bupati Sudewo
-
7 Fakta Mengejutkan Kasus Korupsi Bupati Pati: Dari Jual Beli Jabatan hingga Suap Proyek Kereta Api