SuaraJawaTengah.id - Erik ten Hag mengakui "kecewa" dengan kekalahan di pertandingan perdananya sebagai pelatih Manchester United (MU) di Liga Premier Inggris.
Dua gol Pascal Pascal Gross di babak pertama memberi Brighton keunggulan 2-0 di Old Trafford. Manchester United sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol bunuh diri Alexis Mac Allister, tetapi gagal menambah gol hingga pertandingan berakhir.
Usai pertandingan, Ten Hag mengatakan bahwa dia kecewa laga perdananya sebagai pelatih MU di Liga Premier Inggris harus menelan kekalahan.
"Ini sebuah kemunduran, kekecewaan nyata dan kami harus menghadapinya," kata Pelatih MU dikutip dari ANTARA pada Minggu (7/8/2022).
Ten Hag sadar bahwa dia memiliki tugas berat sebagai pelatih MU, tetapi dia menegaskan bahwa semuanya butuh proses.
"Saya tahu dari awal bahwa ini tidak akan mudah dan butuh proses. Ini membutuhkan waktu. Namun, Anda tidak punya waktu, Anda harus memenangkan pertandingan dan kami seharusnya melakukannya dengan lebih baik," tambah pelatih asal Belanda tersebut.
Ten Hag mengatakan bahwa para pemainnya terlalu sering kehilangan bola di pertandingan tersebut dan timnya akan belajar dari kesalahan tersebut.
Dia kemudian ditanya tentang keputusannya untuk mencadangkan Cristiano Ronaldo di awal pertandingan. Namun, pelatih berusia 52 tahun itu senang dengan dampak yang dibuat pemain berusia 37 tahun itu setelah dimasukkan delapan menit setelah babak kedua dimulai.
Ten Hag menekankan bahwa Ronaldo "membutuhkan waktu" untuk kembali fit setelah melewatkan sebagian besar latihan pra-musim.
Baca Juga: Telan Kekalahan Pada Laga Perdananya di Liga Inggris, Begini Respons Erik ten Hag
"Tidak bisa dipaksakan," tambahnya. "Satu pekan berlatih, berlatih sedikit sekarang dan dia harus berlatih lebih banyak untuk menjadi kembali bugar. Pertandingan ini akan membantunya, dia bermain 35-40 menit sekarang. Sekarang kami punya waktu satu pekan."
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Gita Wirjawan di UHN Tegal: Kepemimpinan Mendatang Harus Ditata Ulang, Jangan Mabuk Elektabilitas
-
Garuda Calling! Bek Kendal Tornado FC Youth Davin Armadheni Dipanggil Seleksi Timnas U-20
-
Sentuh Seribuan Warga, Kapolda Jateng Pimpin Langsung Bakti Kesehatan Gratis di Tegal
-
Neraca Dagang Surplus, Arus Logistik Nasional Terus Bergerak
-
IJD Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Baru di Jawa Tengah