SuaraJawaTengah.id - Sejak Kapolri mengumumkan tersangka kasus penembakan Brigadir J, misteri peristiwa yang penuh skenario tersebut semakin terkuak.
Hingga kini pihak kepolisian telah menetapkan empat orang tersangka dengan peran masing-masing.
Diantaranya Irjen Ferdy Sambo, Bripka Ricky Rizal (RR), Richard Eliezer atau Bharada E, dan seorang ART bernama Kuat Ma'ruf (KM).
Salah satu tersangka, Bripka Ricky Rizal berasal dari Desa Kuntili, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas. Berdasarkan pantauan di lokasi, rumah orangtua Bripka Ricky Rizal, dalam kondisi sepi.
Kepala Desa Kuntili, Salamun menyebut saat ini yang tinggal di rumah tersebut adalah ibu dari Bripka Ricky Rizal. Ayahnya yang merupakan pensiunan Polri sudah meninggal dunia beberapa tahun lalu.
Menurutnya, sejak mengetahui informasi Bripka Ricky Rizal menjadi tersangka, ibunya sangat syok dan terpukul.
"Ibunya saat ini dalam keadaan sakit di rumah. Kalau didatangi orang banyak kaya syok begitu. Ditanya satu orang saja kemarin nangisnya bukan main, masuk ke kamar lama, terus keluar lagi," katanya saat ditemui di ruangannya, Jumat (12/8/2022).
Dirinya mengaku sempat tidak percaya jika Bripka Ricky Rizal menjadi salah satu tersangka kasus pembunuhan Brigadir J yang terjadi di Jakarta. Ia baru mengetahui beberapa hari lalu dari layar televisi.
"Saya baru dengar lima hari lalu. Lihat di televisi, anaknya Pak almarhum Kamto apa bukan ya. Ternyata betul," terangnya.
Baca Juga: Terekam Jelas, Istri Ferdy Sambo Pakai Piyama Sepaha, Sempat Pegang Ini Saat Masuk Rumah
Sementara itu, Bude Bripka Ricky Rizal, Kartinah (60) yang kediamannya masih satu desa dengan ibunda Brigadir Ricky mengenal keponakannya sebagai sosok yang baik sedari kecil.
"Dia orangnya santun, saleh terus baik. Sama saudaranya ya begitulah walaupun sudah jadi polisi," katanya saat didatangi wartawan.
Ia tidak ingat kapan terakhir kali bertemu langsung dengan keponakannya yang sudah berdinas lama di Jakarta. Karena saat lebaran kemarin, dirinya juga tengah mudik ke Jogja.
"Lebaran kemarin saja saya ga ketemu. Karena pas dia datang ke sini katanya saya lagi di Jogja. Karena kebetulan saya kan asli Gunung Kidul," jelasnya.
Namun begitu disinggung status tersangka yang saat ini menjerat keponakannya, dirinya enggan memberikan tanggapan lebih dan memohon doa kepada masyarakat.
"Saya kalau itu no comment. Tapi intinya saya berterima kasih dan meminta dukungannya semua. Semoga keponakan saya terbebas dari segala tuduhan yang sampai segitunya," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Cara Mudah Hapus Background Foto dan Perjelas Gambar Online Pakai CapCut
-
Semen Gresik Gelar Silaturahmi Bersama dengan Puluhan Media Partner Se-Jawa Tengah
-
Gubernur Luthfi Turun Gunung, Pastikan THR Pekerja Jateng Cair Tepat Waktu
-
Exit Tol Bawen Angker! Pemprov Jateng Siapkan Rekayasa Darurat, Antisipasi Kecelakaan saat Lebaran!
-
Tol Bawen-Ambarawa Dibuka Fungsional 13 Maret, Urai Simpang Bawen yang Kritis!