SuaraJawaTengah.id - Genangan banjir rob masih mengepung Kampung Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Rabu (17/8/2022) pagi.
Namun, pemandangan menarik terlihat saat puluhan warga tampak berdiri dengan khidmat dengan pita merah putih terikat di kepala.
Mereka mengitari bendera merah putih yang disematkan sederhana pada tiang bambu.
Pagi itu, warga Timbulsloko menggelar upacara bendera dalam memperingati hari Kemerdekaan Indonesia di tengah kepungan rob.
Baca Juga: Pecah! Farel Prayoga Sukses Bikin Peserta Upacara 17an di Istana Joget
"Pagi ini kami menggelar upacara bendera dengan kondisi rob," ungkap perwakilan warga Timbulsloko, Ashar kepada SuaraJawaTengah.id, Rabu (17/8/2022).
Ashar menjelaskan, upacara bendera di tengah kepungan rob merupakan bentuk protes rakyat pesisir terdampak rob.
"Kami warga Timbulsloko, Demak. Kami juga ingin hidup tenang, damai dan sehat," tutur Ashar.
Ashar membeberkan, selama bertahun-tahun warga di pesisir Demak seperti di Timbulslok dipaksa harus hidup berdampingan dengan rob.
Menurutnya, rob telah banyak merugikan rakyat pesisir dari segi kesehatan hingga ekonomi.
Baca Juga: Daftar 8 Komandan Upacara HUT Kemerdekaan RI di Istana Merdeka Era Presiden Jokowi
"Dengan segala kekuatan yang ada, kami menyelamatkan diri, memerdekakan diri kami dari banjir rob," beber Ashar.
Lanjut Ashar, penyebab rob yang kerap menerjang tidak hanya akibat perubahan iklim Namun, sejumlah pembangunan yang masif, seperti tanggul laut juga menjadi salah satu faktor rob menggenangi pemukiman warga.
"Oleh karena itu, Kami menuntut agar pembangunan tanggul laut jangan dilakukan," imbuhnya.
Ia berharap agar pemerintah memberikan perhatian kepada warga di seluruh pesisir pantai utara terdampak rob.
"Selama ini kami harus bertahan hidup dengan kondisi lingkungan yang semakin mengerikan," jelasnya.
Kontributor : Aninda Putri Kartika
Berita Terkait
-
Ditanya Banjir Sampai Sampah saat Halalbihalal ke Megawati, Pramono: Alhamdulillah Bisa Kita Jawab
-
Giant Sea Wall: Solusi Banjir Rob Jakarta atau Proyek Ambisius Tanpa Dana Jelas?
-
6 Kuliner Khas Demak yang Harus Dicicipi saat Lebaran
-
Mendak Tirta dan Pradaksina: Makna Mendalam Ritual Umat Hindu di Prambanan Jelang Nyepi
-
Arti Tepung Tawar Perdamaian, Tuntutan Dari Sultan Palembang untuk Willie Salim
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Habbie, UMKM Minyak Telon Binaan BRI Tampil dengan Prestasi Keren di UMKM EXPO(RT) 2025
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025