SuaraJawaTengah.id - Setelah meresmikan penerbangan perdana ke Bandara Jenderal Besar Soedirman (BJB) Purbalingga dari Bandara Pondok Cabe Tangerang pada 5 Agustus 2022 lalu, akhirnya maskapai Wings Air untuk sementara waktu menghentikan penerbangan dengan rute tersebut.
Pasalnya, pihak Wings Air mengaku mengalami kerugian akibat sepi penumpang. Hal ini tentunya menjadi perhatian publik sekitar Banyumas Raya karena baru beroperasi dua minggu.
Meski begitu Executive General Manager Kepala Cabang BJB Soedirman Purbalingga, Catur Sudarmono menjelaskan vakumnya maskapai Wings Air tidak mengubah status bandara.
"Bahwa sampai saat ini, status bandara masih aktif. Untuk melayani komersial kita tetap membuka pelayanan tetapi kembali bahwa yang ada terakhir kemarin maskapai Wings Air. Nah untuk Wings Air hari Jumat harusnya ada tetapi mereka sudah cancel," katanya saat dihubungi Suara.com, Kamis (18/8/2022).
Menurutnya, jadwal penerbangan Wings Air dalam satu minggu hanya sekali, setiap hari Jumat. Namun setelah penerbangan perdana hanya ada satu kali penerbangan pada Jumat minggu lalu.
"Masih ada penerbangan, dua kali penerbangan, yang ketiga nya ini kan rencana tanggal 19 hari Jumat besok, mereka cancel. Saya tidak tahu nih permasalahannya. Tapi di beberapa pernyataan persnya mereka di media mereka membuka alasannya kenapa tidak terbang," terangnya.
Dengan vakumnya maskapai Wings Air, otomatis saat ini Bandara JB Soedirman Purbalingga, hanya melayani pendaratan pesawat sewaan
"Bandara tetap aktif operasi. Artinya ada pesawat apapun yang memang kapasitasnya landing dengan tipe-tipe ATR bebas, mau carter atau apapun bisa kita layani," jelasnya.
Pihaknya tidak mengetahui apakah maskapai Wings Air akan membuka jadwal penerbangan lagi ke Bandara JB Soedirman Purbalingga atau tidak. Yang jelas status bandara saat ini masih selalu aktif.
Baca Juga: Wings Air Batalkan Penerbangan Ambon-Saumlaki 13 hingga 31 Agustus, Ada Apa?
"Dia itu (maskapai Wings Air) mengajukan slotnya hanya hari Jumat. Artinya bahwa apakah nanti akan berubah tergantung permintaan dari maskapai. Kita belum tahu kedepannya mau seperti apa," tutupnya.
Kontributor : Anang Firmansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
Terkini
-
OTT Bupati Sudewo, KPK Amankan Rp2,6 Miliar! Inilah Alur Pemerasan Jabatan Perangkat Desa di Pati
-
5 Modus Korupsi Bupati Pati Sudewo, Peras Kades Demi Jabatan Perangkat Desa
-
Bukan LCGC! Ini 3 MPV Bekas Rp80 Jutaan Paling Nyaman dan Irit BBM, Dijamin Senyap di Tol
-
Usai OTT Bupati Sudewo, Pelayanan Publik di Kabupaten Pati Dipastikan Kondusif
-
Kunci Jawaban Matematika Kelas 4 Halaman 132: Panduan Belajar Efektif