SuaraJawaTengah.id - Bank Indonesia secara khusus memberikan lembaran uang terbaru emisi tahun 2022 kepada Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo.
Tetapi terpaksa, Ganjar harus menolak uang tersebut lantaran dapat menjadi gratifikasi kepada pejabat publik.
Meskipun begitu, Ganjar tetap dapat menerima uang tersebut bukan sebagai pemberian, melainkan tukar uang.
Sebagaimana dalam video yang ia bagikan melalui akun tiktoknya. Ganjar memberikan uang kepada pihak BI senilai dengan uang baru emesi 2022 yang ia terima.
"Karena ini uang dan ini buat saya pribadi maka ini jadi gratifikasi maka harus tukar," ucap Ganjar mengeluarkan uang sebesar Rp200.000,- dari saku celananya.
Dalam buku album yang diterima Ganjar, terdapat masing-masing satu lembar uang pecahan 100.000, 50.000, 20.000, 10.000, 5.000, 2.0000 dan 1.000.
Lantas video itu pun mendapat beragam tanggapan warganet.
"Nuwunsewu pak. Albume atau tempat uang harganya 50ribu. duite kurang," gurau akun @*****88.
"Kalo ke saya ndak gratifikasi pak, namanya sedekah kok," ujar akun @*****ra.
Baca Juga: Gubernur BI: Inflasi Indonesia Akan Melebihi Target 3 Persen
"Uang yang lama aja ada sedikit di dompet... eh ini sudah muncul uang baru," curhat akun @******ku.
"Jangankan uang baru uang lama mawon mboten gadah, pak @Ganjar Pranowo," ucap akun @******ri.
"Uang yang merah full senyum selalu," kata akun @******17.
Kontributor : Sakti Chiyarul Umam
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
Terkini
-
BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo
-
Polisi Libatkan Densus 88 dan Jatanras Usut Pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo
-
Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu
-
20 Ribu Prompt Belum Tentu Jadi Hak Cipta, Pakar Soroti Batas Karya AI
-
UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris