SuaraJawaTengah.id - Perayaan maulid nabi untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW di Indonesia masih menuai kontroversi.
Pasalnya sebagian umat muslim ada yang memperbolehkan dan ada juga umat muslim yang mengharamkan maulid nabi.
Ustaz Abdullah Taslim merupakan salah satu pendakwah yang mengharamkan perayaan maulid nabi.
Hal tersebut diketahui dari salah satu unggahan video di akun TikTok @jefri_mandala91.
Dalam video itu ustaz Abdullah Taslim tengah menjawab pertanyaan apakah umat muslim diperbolehkan tidak menghadiri perayaan maulid nabi.
Ustaz Abdullah Taslim pun dengan tegas menjawab bahwa umat muslim diharamkan menghadiri apalagi ikut membuat acara maulid nabi.
"Tidak boleh ya, kita harus menolak dengan cara yang baik. Katakan pada orang awam bahwa maulid nabi tidak diajarkan dalam sunnah Rasulullah," kata ustaz Abdullah Taslim.
"Tidak juga oleh para sahabat, imam Syafii, imam Malik, imam Ahmad bin Hamba tidak pernah mengajarkan," sambungnya.
Ustaz Abdullah Taslim kemudian membongkar bahwa zaman dahulu yang pertama kali mengadakan perayaan maulid nabi adalah orang-orang syiah ekstrem.
Baca Juga: Anies Baswedan: Jabatan Saya akan Berakhir pada Oktober 2022
"Perayaan maulid pertama kali diajarkan pertama kali dalam kitab tarif Mesir oleh Al-Makriji dilakukan oleh bani fatimiyun yang mereka ini orang-orang penganut syiah ekstrem dan dikafirkan oleh para ulama," ungkapnya.
Ustaz Abdullah Taslim menyebut alasan orang-orang syiah esktrem melakukan perayaan nabi karena ingin menyerupai perayaan natal orang-orang nasrani.
"Sudah tidak ada tuntunannya, sebabnya juga tassyabuh dengan orang-orang kafir, maka (maulid nabi) ini tidak dicontohkan oleh generasi utama umat ini," tandasnya.
Pernyataan ustaz Abdullah Taslim itu pun langsung mendapat berbagai komentar menohok dari para warganet.
"Maulid itu banyak kebaikan di dalamnya, diantaranya dzikir mempererat ukwah islamiyah, mendapatkan ilmu dari pada guru-guru, bersholawat dan lain lain," ucap akun @fadly**.
"Maulid nabi itu bahasa arab yang artinya kelahiran nabi. Acara tersebut hanya membaca sholawat dan doa, dimana letak keharamanya," heran akun @raden**.
Berita Terkait
-
Bacakan Pembelaan untuk Bahar bin Smith, Kuasa Hukum: Tuntutan Jaksa Tak Sesuai Keterangan Saksi
-
Dinilai Siarkan Berita Bohong dan Sengaja Buat Keonaran, Bahar bin Smith Dituntut Lima Tahun Bui
-
Bahar bin Smith Keberatan Disebut Berbohong soal Rizieq Shihab Masuk Penjara Gara-gara Maulid Nabi Muhammad
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Perbanas: Fundamental Perbankan Tetap Solid, Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
-
BRI Consumer Expo 2026 Permudah Akses Pembiayaan Hunian dan Kendaraan
-
Duh! 5 Tahun Ubah Sawah Jadi Tambak Udang, Pengusaha Batang Jadi Tersangka
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Konflik LSD dengan RTRW Daerah
-
Antisipasi Server Tumbang, Pemprov Jateng Gandeng Alibaba untuk SPMB 2026