SuaraJawaTengah.id - Batu mineral atau yang kerap disebut batu akik sempat populer dan menjadi buruan masyarakat pada tahun 2015 lalu.
Meski kini demam batu akik tak seramai pada tujuh tahun lalu, sejumlah masyarakat masih menggandrungi batu mulia tersebut.
Penjual batu akik, Haryanto menuturkan sejumlah pembeli tertarik meminang batu akik dagangannya, lantaran masih mempercayai adanya hal-hal mistik, hingga sejumlah khasiat yang terdapat pada batu tersebut.
"Mereka yang beli biasanya percaya sama hal-hal ghaib yang ada dibatu akik ini," tutur Haryanto kepada SuaraJawaTengah.id.
Haryanto menceritakan, pembeli biasanya memburu sejumlah batu akik koleksi miliknya seperti batu akik mani gajah, ati ayam, kecubung ungu dan kol buntet.
"Ada beberapa batu akik yang masih laris dibeli seperti mani gajah sampai ati ayam," terangnya.
Ia mengungkapkan, batu akik yang dikenal dengan nama mani gajah menjadi incaran pembeli lantaran dipercaya berkhasiat memberikan pengasihan.
Sedangkan, batu akik jenis ati ayam dipercaya mampu menjaga tubuh dari hal negatif dan memberikan keselamatan. Sementara batu kol buntet diyakini mampu memberikan kekebalan untuk pemakainya.
"Pembeli itu malah yang paham manfaat secara mistis dari batunya, saya juga heran," ungkap Haryanto.
Haryanto menyebut, pembeli batu akik berasal dari berbagai kalangan seperti pejabat, ibu rumah tangga hingga santri dari luar Jawa Tengah.
"Tidak cuma laki-laki, ibu ibu juga kepincut sama khasiat batu akik, bahkan anak-anak pesantren dari Jatim juga kerap memesan," terangnya.
Haryanto membandrol batu akik dari harga Rp 50 ribu hingga ratusan ribu rupiah. Ia mengaku, penjualan batu akik sempat kembali ramai kala pandemi meski secara online.
"Pas Covid-19 kemarin saya jualan online ramai, sekarang ya bisa laku 2-3 batu sehari udah bersyukur," imbuh Haryanto.
Kontributor : Aninda Putri Kartika
Tag
Berita Terkait
-
Klarifikasi Ustaz Yusuf Mansur, Ada Santri Darul Quran Meninggal Dunia Karena Dikeroyok: Rasanya Kayak Satu Badan
-
Kaget Ada Santri Meninggal Dikeroyok, Wapres Ma'ruf Amin Dorong Peningkatan Pengawasan di Pesantren
-
Mata Lebam, Seorang Santri Jadi Korban Bully di Salah Satu Pondok Pesantren, Warganet: Tindak Tegas
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru
-
PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026
-
Bhimasena Run for Whale Shark 2026: Saat Langkah Kaki Membawa Pesan untuk Laut
-
Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan
-
Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang