SuaraJawaTengah.id - Peristiwa menggemparkan terjadi di SD N 1 Sokanegara Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat (9/9/2022).
Ratusan murid setempat diduga keracunan massal usai mengkonsumsi minuman teh kemasan pada Rabu (7/9/2022) kemarin.
Saat ditemui, salah satu wali murid, Toni (46) mengatakan anaknya mengalami gejala muntah dan lemas pada saat mengikuti kegiatan belajar Jumat (9/9/2022) pagi tadi.
"Awalnya itu ramai di grup WA. Katanya semalam ada yang muntah terus kebetulan anak saya juga muntah tadi pagi posisinya di kelas. Jadi kita belum tahu apa penyebabnya," katanya saat ditemui di sekolah setempat, Jumat (9/9/2022).
Menurutnya, kemarin di sekolah tengah mengadakan acara promosi produk teh kemasan dengan diselingi dongeng dan pembagian alat tulis. Dirinya tidak ingin berspekulasi namun menduga anaknya muntah dan lemas setelah mengkonsumsi produk teh kemasan ini.
"Tadi malam itu makannya masih enak bisa masuk. Kalau dibilang dari jajanan kan kelas bawah dan atas, kebetulan anak saya ini kelasnya di bawah jadi tidak mungkin jajan ke depan yang lebih dekat dengan kelas atas," terangnya.
Usai mengalami muntah-muntah di sekolah, pihak Puskesmas sempat menyarankan untuk dirawat di UKS. Namun ia memilih membawa pulang anaknya agar bisa istirahat di rumah.
"Saat ini kondisi anak saya masih lemas, tiduran di rumah. Belum saya bawa ke dokter. Hanya istirahat di rumah, tadi dari Puskesmas juga menyarankan di UKS tapi lebih enak di rumah lah," jelasnya.
Toni mengatakan anaknya yang mengalami gejala muntah di kelas 1. Sedangkan anaknya yang lain duduk di kelas 4 hingga saat ini kondisinya masih baik-baik saja dan berangkat sekolah seperti biasa.
Baca Juga: 14 Muda-mudi Tertangkap Basah Berduaan di Kamar Hotel di Sokaraja, Hayo Lagi Ngapain?
Sementara itu, perwakilan guru SD setempat, Sri Kurniatun membenarkan adanya sejumlah murid yang mengalami muntah.
"Kita tidak bisa memastikan itu setelah mengkonsumsi produk minuman teh kemasan atau bukan. Karena nuwun sewu situasi dan cuaca sedang begini. Tapi dari pihak berwajib sudah menangani kejadian ini," ungkapnya.
Menurutnya, yang mengalami gejala muntah merata dari kelas 1 sampai 6. Namun tiap kelas jumlah korbannya berbeda-beda.
"Ada siswa kelas 1, 6, 4 juga ada (muntah-muntah). Tapi tidak seketika itu, ada yang dari kemarin sakit terus muntah jadi kita tidak bisa memprediksi keracunan setelah ada kegiatan promosi produk teh kemasan," tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, ratusan murid SD N 1 Sokanegara Purwokerto, Kabupaten Banyumas diduga mengalami keracunan setelah meminum teh kemasan usai menggelar acara pada Rabu (7/9/2022).
Kapolsek Purwokerto Timur, Kompol Sambas Budi Waluyo menjelaskan ada sekitar 500 an murid yang mengikuti kegiatan promosi sebuah produk minuman teh kemasan. Namun menurutnya yang mengalami keluhan mual dan muntah sekitar 120 an murid.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
Terkini
-
Dukung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Pemprov Jateng Ajak Warga Nobar di Kantor Gubernur
-
Semen Gresik Pererat Sinergi dengan Ratusan Distributor dan Toko Bangunan di Soloraya
-
Merekam Cerita dari Negeri: BRI inFrame 2026 Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan
-
Pemprov Targetkan Angka Kemiskinan Jateng Turun Menjadi 8,70 Persen di Akhir 2026
-
7 Tips Menikmati Perjalanan Kereta Malam Antar Kota