SuaraJawaTengah.id - Penampilan skuad PSIS Semarang di awal-awal musim 2022/2023 masih belum konsisten.
Sampai pekan ke-10 tim yang dijuluki Laskar Mahesa Jenar ini sering kali tergelincir dan gagal mendapatkan poin penuh.
Terbaru, saat melawat ke kandang Persita Tangerangan. Marukawa dan kawan-kawan dipecundangi Pendekar Cisadane dengan skor tipis 1-0.
Gol semata wayang yang dicetak Ramiro Fergonzi di menit ke-64 sukses mengantarkan Persita Tangerang meraih poin penuh.
Akibat kekalahan tersebut, PSIS Semarang kini terdampar di posisi sepuluh klasemen sementara BRI Liga 1.
Tercatat PSIS Semarang baru mengumpulkan 11 poin dari tiga kali meraih kemenangan, dua hasil imbang dan lima kali mengalami kekalahan.
Melihat statistik buruk tersebut, para suporter PSIS Semarang pun tak tinggal diam.
Lewat pentolan Panser Biru di akun instagramnya, mereka mengirimkan surat cinta untuk manajemen yang berisikan untuk meminta ruang dialog.
Surat Cinta Dari Panser Biru untuk Manajemen PSIS Semarang
Baca Juga: Hadapi Persija Jakarta di Stadion Patriot, Fabio Lefundes : Ini yang Harus Diwaspadai
Melihat belum konsistennya penampilan tim kebanggaan kita bersama, maka dengan ini kami selaku DPP Panser Biru menuntut janji manajemen yang akan membuka ruang komunikasi bagi kami dalam pembenahan Tim PSIS Semarang, serta menanggapi rumor dan berita miring di sosial media tentang keadaan tim PSIS Semarang.
Semarang, 16 September 2022
From
Panser Biru
With love
Unggahan surat cinta tersebut sontak saja langsung dibanjiri komentar warganet. Banyak dari mereka yang menuliskan beragam komentar.
"Bismillah mugo ketemu solusi dan harapan yang lebih baik," ucap akun @yuta**.
"Sip, lekas membaik PSIS ku," tutur akun @prang**.
"Percaya proses pokoke ojo baper. Aku koe kabeh PSIS," imbuh akun @tpx**.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
BRI Peduli Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk Masyarakat Kurang Mampu di Purwodadi
-
7 Fakta Penemuan Pendaki Syafiq Ali Usai 17 Hari Hilang di Gunung Slamet
-
Jawa Tengah Garap Potensi Desa: Kunci Pembangunan Nasional dan Indonesia Emas
-
Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Tewas, akan Dimakamkan Disebelah Pusara Nenek
-
Menguak Warisan Kekayaan Mohammad Reza Pahlavi: Dari Minyak hingga Kerajaan Bisnis Global