SuaraJawaTengah.id - Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) akan memberikan efek buruk terhadap keluarga yang dirundung masalah tersebut. Tak hanya orang tua yang terlibat, namun anak-anak yang berada disekitar juga berpotensi meniru kelakuan buruk itu.
Psikolog keluarga dan pernikahan, Yulistin Puspaningrum mengatakan kekerasan dalam rumah tangga bisa menimbulkan sifat agresif pada anak yang menyaksikan pertengkaran orang tuanya.
"Bisa saja ada anak yang mengulangi, artinya dia meniru perilaku ayahnya, jadi dia agresif," ucap Yulistin dikutip dari ANTARA pada Sabtu (8/10/2022).
Selain berperilaku agresif, lanjutnya, anak akan mengalami trauma jika melihat langsung kekerasan yang dilakukan orang tuanya.
Jika anak adalah perempuan, kata Yulistin, akan timbul trauma ketika ia berkenalan dengan pria, karena memori buruk yang dilakukan oleh ayahnya.
"Kenal sama laki-laki dia terlalu sensitif, terlalu menjaga dirinya, jadi ada ketakutan, ada kekhawatiran pada dirinya. Timbul juga ketidakpercayaan dari dirinya," ucap Yulistin.
Pendampingan terhadap anak perlu dilakukan orang tua jika anak melihat pertengkaran di rumah dan perlu memberikan rasa aman.
"Dari orang tua misalnya, anak yang melihat orang tuanya bertengkar bisa disampaikan 'kejadian tersebut bukan berarti Mama Papa tidak sayang kamu, Mama Papa tetap sayang padamu dan tidak akan meninggalkan kamu'," paparnya
Trauma tersebut, menurutnya, perlu ditangani dengan cepat oleh ahli yang mengerti agar muncul kembali rasa percaya dirinya dan tidak lagi menutup diri dari lingkungannya.
Baca Juga: Gelar Olah TKP di Rumah Lesti Kejora dan Rizky Billar, Polisi Amankan CCTV
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
Terkini
-
Suzuki Karimun 2015 vs Kia Visto 2003: Pilih yang Lebih Worth It Dibeli?
-
Banjir Lumpuhkan SPBU Kudus, Pertamina Patra Niaga Sigap Alihkan Suplai BBM Demi Layanan Optimal
-
Semen Gresik Gaungkan Empowering Futures sebagai Landasan Pertumbuhan dan Keberkelanjutan
-
BRI Peduli Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk Masyarakat Kurang Mampu di Purwodadi
-
7 Fakta Penemuan Pendaki Syafiq Ali Usai 17 Hari Hilang di Gunung Slamet