SuaraJawaTengah.id - Sekretaris Jenderal Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (Perosi) dr. Lily Indriani Octovia, MT, M.Gizi, SpGK(K) mengatakan pemeriksaan kesehatan tulang sejak dini penting dilakukan untuk mencegah osteoporosis.
"Kunci dari kesehatan tulang, sendi, dan otot adalah tetap bergerak aktif dan pemeriksaan kesehatan rutin," kata Lily dikutip dari ANTARA pada Jumat (21/10/2022).
Ia mengatakan osteoporosis biasanya menunjukkan gejala seperti sakit punggung yang parah, kehilangan tinggi badan, atau membungkuknya tulang belakang. Oleh karena itu, pemeriksaan kepadatan tulang, sendi, dan otot penting untuk dilakukan.
Saat ini osteoporosis menjadi salah satu penyakit yang membutuhkan perhatian serius. Secara medis, osteoporosis adalah kondisi muskuloskeletal (tulang, sendi, dan otot) kronis yang ditandai dengan penurunan kepadatan, kualitas, dan kekuatan tulang yang meningkatkan risiko patah tulang. Hal tersebut tentunya dapat memengaruhi kegiatan sehari-hari dan mengganggu mobilitas.
Data menyebutkan setidaknya 19,7 persen dari seluruh masyarakat Indonesia menderita osteoporosis.
Lebih lanjut, satu di antara tiga wanita dan satu di antara lima pria di atas usia 50 tahun mengalami osteoporosis.
Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menggolongkan osteoporosis sebagai silent disease yang dapat mengancam masa tua nanti.
Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan secara dini dan edukasi yang konsisten berupa pemeriksaan kesehatan rutin pada kepadatan tulang, sendi, dan otot kepada kelompok masyarakat usia 40 tahun ke atas agar terhindar dari osteoporosis.
Jenama susu kesehatan tulang Anlene menggelar acara edukasi publik dan pemeriksaan kesehatan massal pada kepadatan tulang, sendi dan otot secara gratis di Jakarta, Bandung, Medan, dan Surabaya mulai dari bulan Agustus hingga Desember 2022. Kegiatan ini menargetkan 11.000 partisipan, khususnya orang dewasa di atas 40 tahun dan lansia.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Dukung Gerakan Lawan Osteoporosis
"Rangkaian pemeriksaan kesehatan tulang ini merupakan yang terbesar dilaksanakan di Indonesia dan kami berharap dapat terus membantu pencegahan osteopososis di Indonesia,” ujar Marketing Director, Fonterra Brands Indonesia Riescha Gayatri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah
-
Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras
-
Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis