SuaraJawaTengah.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menolak Alpukat yang hendak dijadikan buah tangan untuk dirinya.
Alasannya pertama Ganjar menolak pemberian warganya itu karena dapat menjadi gratifikasi.
"Nggak boleh, hadiah itu gratifikasi," ucap Ganjar Pranowo dilansir dari video tiktoknya pada Jum'at (28/10/2022).
Selain itu menurut Ganjar, orang itu harus menghargai upaya dan usaha orang lain.
"Kita beli, kan anda itu riset, anda meneliti, ada upaya, ada effort, itu semua orang harus menghormati," ujarnya.
Terlebih lagi pejabat publik tidak boleh berbuat semena-mena dan memeras warganya.
"Apalagi pejabat. Pejabat kok jalukan (minta-minta), pejabat itu beli," tandasnya.
Sontak saja, aksi Ganjar tersebut mendapat beragam tanggapan dari warganet.
"Setuju banget pak...bravo pak ganjar sukses selalu ya pak," kata akun @*******ar.
Baca Juga: Buntut Pernyataan Siap Nyapres, Ganjar dan FX Rudy Disanksi PDIP
"Betul pak," sahut akun @******46.
"Bener, setuju lagi tentang pemikiran ini. Pejabat jangan apa-apa minta," ucap akun @******an.
"Aku orang Jakarta asli betawi, tapi aku senang dengan cara kerja pak ganjar dan cara bapak menghargai siapa pun," ungkap akun @*********93.
"Nah ini bagus buat jadi capres, janji gak akting nanem padi ya pak," ujar akun @********as.
Kontributor : Sakti Chiyarul Umam
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru
-
PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026
-
Bhimasena Run for Whale Shark 2026: Saat Langkah Kaki Membawa Pesan untuk Laut
-
Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan
-
Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang