SuaraJawaTengah.id - Kepala Staf Kepresidenan bersama Tim Pertamina Patra Niaga melakukan kunjungan kerja di Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari Tegal. Salah satu kegiatan dalam kunjungan tersebut adalah meninjau lokasi penyaluran BBM Industri yang melayani kapal nelayan dengan jenis diatas >30 GT dan implementasi penggunaan QR code untuk pembelian BBM Solar Bersubsidi bagi nelayan dengan kapal dibawah <30 GT di SPBUN (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan) Tegalsari Kota Tegal, pada Rabu (09/11/2022).
Pada kegiatan tersebut Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko didampingi oleh Komisaris Pertamina Patra Niaga Juri Ardiantoro, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga region Jawa Bagian Tengah Dwi Puja Ariestya, Dirjen Perikanan Tangkap Kementrian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Muhammad Zaini Hanafi, Ketua KUD Karya Mina Riswanto, Wakil Walikota Tegal Muhammad Jumadi bersama Forkopimda Pemerintah Kota Tegal.
Dalam kunjungan tersebut Moeldoko melakukan dialog dengan para nelayan dengan tujuan untuk mendorong penguatan implementasi penyaluran BBM Bersubsidi secara tepat sasaran sehingga nelayan terjamin kebutuhan energinya. Seperti program Implementasi BBM subsidi tepat sasaran di lokasi lainnya, setiap transaksi pembelian BBM bersubsidi untuk Pertalite dan Biosolar di 3 SPBUN di kota Tegal, nelayan akan diminta menujukkan gambar kode unik atau QR code sebagai identitas pelanggan untuk memvalidasi konsumen yang berhak membeli BBM bersubsidi tersebut.
Hal tersebut sejalan dengan arahan dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk mengevaluasi Program Prioritas Nasional Bidang Kemaritimam yang diatur pada Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2019.
"Kami dari Tim Kantor Staf Kepresidenan (KSP) mengapresiasi Pertamina Patra Niaga yg telah berkomitmen untuk melaksanakan program untuk nelayan terkait pemenuhan kebutuhan BBM untuk melaut baik untuk kapal dibawah 30 GT maupun kapal diatas 30GT," ujar Moeldoko.
Sementara itu Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah, Dwi Puja Ariestya akan terus meningkatkan koordinasi dengan para pemilik SPBUN untuk memastikan pelayanan dan impelmentasi program ini berjalan dengan baik.
Arie juga menjelaskan bahwa di Kota Tegal proporsi konsumsi Nelayan untuk BBM Biosolar mendominasi konsumsi terbesar di Kota Tegal yaitu 55% atau 12.708 KL/hari dari total rata-rata harian konsumsi di Kota Tegal 22.964 KL/hari.
"Kami dari Pertamina siap bekerjasama dengan para pihak untuk mendukung kelancaran penyaluran bbm untuk nelayan dan senantiasa menghimbau kepada nelayan dengan jenis kapal di atas 30 GT dapat menggunakan BBM non subsidi atau BBM industri," ujar Arie.
"Semoga dengan program ini kebutuhan bbm nelayan dapat terpenuhi sehingga dapat semakin meningkat kesejahteraannya," pungkas Arie.
Baca Juga: Rawan Kebakaran Hutan, Pertamina Edukasi Masyarakat Jambi untuk Mitigasi Karhutla
Informasi lebih lanjut seputar produk dan layanan dari Pertamina, ataupun aduan lainnya, konsumen dapat memanfaatkan layanan Pertamina Call Center di nomor 135 atau melalui aplikasi MyPertamina juga melalui website www.pertamina.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru
-
PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026
-
Bhimasena Run for Whale Shark 2026: Saat Langkah Kaki Membawa Pesan untuk Laut
-
Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan
-
Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang