SuaraJawaTengah.id - Menkopolhukam Mahfud MD mendapat pertanyaan unik dari warganet.
Warganet tersebut bertanya terkait kehalalan uang yang dihasilkan oleh pengacara dari membela para koruptor.
"Mau tanya pak Mahfud, kira-kira uang bayaran untuk para pengacara pembela koruptor dan penjahat itu halal apa haram ya?," tanya akun @19Abdul28 kepada Mahfud MD melalui twitter pada Kamis, (10/11/2022).
"Kan uda jelas salah tapi masih di bela," lanjutnya.
Menanggapi hal itu, Mahfud MD pun menjawab pertanyaan tersebut dengan memberikan dasar dalil halal-haram sebuah harta benda.
Mahfud MD mengatakan harta yang diperoleh dengan cara yang haram maka hasilnya haram.
Selain itu, Harta yang diperoleh dengan tujuan haram maka haram juga hukumnya untuk memakan harta tersebut.
"Haral, halam (Halal-Haram) dalilnya ini : sesuatu yang diperoleh secara haram dan atau dengan tujuan haram maka haram hukumnya untuk dimakan," kata Mahfud MD melalui twitter pribadinya.
Mahfud MD juga mengingatkan bahaya atau dampak dari memakan makanan dari harta yang haram.
Ia mengatakan makanan dari harta haram dapat menghancurkan kehidupan baik dirinya maupun keluarga yang turut mengkomsumsi harta tersebut.
"Kalau itu dimakan akan menjadi racun yang merusak hidup keluarga dan anak cucu," tuturnya.
Sontak saja, cuitan Menkopolhukam itu mendapat beragam tanggapan dari warganet.
"Tidak ada namanya koruptor/penjahat sebelum dibuktikan di pengadilan. Pengacara hanya membela hak-hak klien sesuai hukum positif. Bila haram siapa yang akan membela hak mereka di pengadilan?," ujar akun @*******LA.
"Bro nanya ke ustad bukan ke Mentri, walau pak Mentrinya pernah jadi ustad, yang masalah bukan pengacaranya tapi hakim sama jaksanya dan PNS yang korup, kalau pengacara ,hanya Tuhanlah yang tau," kata akun @*******19.
"Pak @mohmahfudmd mungkin salah, (mungkin) benar. Tergantung fee dibayarkan sebelum atau sesudah vonis. Kalau sebelum, itu kan asas praduga tak bersalah, belum tentu salah. Kalau sesudah vonis , nah itu fixed haram, tapi kalau banding, yah yang haram itu jadi halal kembali," ucap akun @*******in.
Kontributor : Sakti Chiyarul Umam
Berita Terkait
-
Heboh Catatan Miris Mahfud MD Sambut Hari Pahlawan: Banyak Pejuang Hukum Bela Koruptor dan Penjahat
-
Kamaruddin Simanjuntak Murka, Sebut Damson Didikte Untuk Fitnah Brigadir J: Jangan Sampai Dia Nanti Saya Penjarakan!
-
Ditanya Soal Halal-Haram Gaji Penegak Hukum Bela Penjahat, Mahfud MD: Dimakan Jadi Racun
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun