Di menit ke-73, PSIS menambah keunggulan menjadi 5-0 setelah Farrel Arya memanfaatkan umpan Oktafianus Fernando.
Gol keenam PSIS kembali diceploskan ke gawang Raga Putra Menoreh setelah Basajum mencetak gol di menit ke-79.
Tak berhenti di situ, PSIS di laga ini kembali mencetak gol ketujuh melalui brace Oktafinaus Fernando di menit ke-87.
Tidak berselang lama, Ridho Syuhada menambah keunggulan PSIS menjadi 8-0 pada satu menit jelang waktu normal berakhir.
Di penghujung laga, Farrel Arya menutup laga dengan brace nya dan skor berubah menjadi 9-0.
Usai laga, pelatih kepala PSIS, Ian Andrew Gillan mengatakan bahwa uji coba ini untuk menjaga atmosfer pertandingan bagi anak asuhnya.
"Latih tanding kali ini bukan soal hasil, namun progress pemain PSIS selama kompetisi masih berhenti. Dan sampai saat ini progress terus naik," kata Ian usai laga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Kendal Tornado FC vs Persela: Motivasi Tutup Musim dengan Happy Ending
-
Duh! Dugaan Kekerasan Seksual Oknum Kiai di Pati, Korban Capai 50 Orang
-
Hardiknas Jateng 2026: Ahmad Luthfi Genjot Peran SMK Tani Jadi Motor Ketahanan Pangan
-
Luncurkan Program Edu Pride, Saloka Apresiasi 1.000 Siswa dan Guru Berprestasi di Jawa Tengah
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan