SuaraJawaTengah.id - Gubernur Jawa Tengah melantik Yunita Dyah Suminar sebagai Penjabat (Pj) Bupati Cilacap menggantikan Tatto Suwarto Pamuji yang setelah purna masa jabatannya. Pelantikan yang dilakukan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Sabtu (19/11/2022), Ganjar menyampaikan beberapa pesan demi Cilacap ke depan.
"Sekarang sudah dilantik. Sekarang saya pesankan, satu, hari ini banyak bencana, dua bagaimana kita menjaga ketahanan ekonomi ke depan, ketiga stunting, empat tentu yang umum bagaimana menjaga ideologi negara harus berjalan di pemerintahan yang ada di cilacap," ujar Ganjar.
Selain itu, politikus berambut putih itu juga mewanti-wanti terkait transparansi dan akuntabilitas termasuk antikorupsi serta anti grafitasi.
"Bagaimana mengedukasi pemerintahan yang transparan dan akuntabel," lanjutnya.
Pj Bupati juga diminta untuk segera berkomunikasi dengan Forkopimda untuk menyiapkan program yang perlu dituntaskan, maupun dilanjutkan.
"APBD juga belum selesai, siapkan dengan baik, mana yang belum terkejar, target-targetnya segera disiapkan sehingga nanti dari anggaran Cilacap bisa berkontribusi banyak untuk menyelesaikan persoalan. Dan agenda besarnya termasuk tentu saja perhatian dari pada target-target nasional, kontribusi nasional seperti soal pertumbuhan ekonomi, kesehatan ibu anak atau stunting, serta aspek lingkungan yang lebih komplicated," paparnya.
Ganjar bahkan selalu terbuka untuk menjalin komunikasi guna menyelesaikan program dan persoalan.
"Kita selalu minta agar kalau ada persoalan kontak saya, kontak Pak Wagub, kontak dengan Sekda agar kita bantu. Ini nanti tiap tiga bulan akan ada laporan dan bisa dievaluasi," tandasnya.
Diketahui, Yunita Dyah Suminar mengawali karier di RSUD DR. Margono Soekarjo Purwokerto, sebagai staf di tahun 1994, lalu menjabat sebagai Kabid Perencanaan RSUD DR. Margono Soekarjo Purwokerto pada 2007.
Baca Juga: Disebut Berpeluang Diusung Partai Lain di Pilpres 2024, Benarkah Ganjar Bakal Keluar dari PDIP?
Kemudian, dia mendapat promosi jabatan sebagai Wakil Direktur Umum dan Keuangan di tempat yang sama pada 2015.
Wanita berusia 52 tahun ini, kemudian mendapatkan amanah dari Gubernur Ganjar Pranowo untuk menjadi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng sejak 11 Februari 2022 lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis
-
Dulu Kerap Ditolak dan Dibully, Pekerja Difabel Ini Temukan Rumah Baru di Pabrik Rokok Magelang
-
Mengenal Varian Cicada, Ahli Sebut Anak-Anak Lebih Rentan Tertular Dibanding Dewasa
-
Cuaca Semarang Jumat Ini 'Adem Ayem', BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 5 Wilayah Lain