SuaraJawaTengah.id - Elektabilitas PDI Perjuangan diprediksi masih tertinggi pada pemilihan umum (Pemilu) 2024. Hal itu berdasarkan dari hasil survei nasional Voxpol Center Research & Consulting.
Survei Voxpol menunjukkan bahwa elektabilitas PDI Perjuangan tertinggi daripada partai politik (parpol) lain yang lolos ambang batas parlemen.
"'Kalau pemilu hari ini, partai politik mana yang Ibu/Bapak pilih?' Itu PDI Perjuangan 20,3 persen," kata Direktur Eksekutif Voxpol Center Research & Consulting Pangi Syarwi Chaniago dikutip dari ANTARA pada Sabtu (19/11/2022).
Sementara itu, elektabilitas parpol tertinggi kedua berdasarkan simulasi pertanyaan tertutup, kata Pangi, adalah Gerindra dengan raihan sebesar 18,2 persen, berikutnya Golkar sebesar 11,6 persen di peringkat ketiga.
Urutan berikutnya PKB sebesar 11,2 persen, PKS sebesar 9,6 persen, NasDem sebesar 7,4 persen, Demokrat sebesar 5,7 persen, PPP sebesar 3 persen, dan PAN sebesar 2,4 persen.
"PDI Perjuangan, Gerindra, PKB, PKS, dan NasDem mengalami peningkatan elektabilitas daripada hasil Pemilu 2019. Peningkatan suara tertinggi diraih oleh Gerindra sebesar 5,6 persen dan penurunan suara tertinggi dialami oleh Partai Demokrat sebesar 3,3 persen," kata Pangi dalam paparannya.
Di antara tiga parpol yang lolos ambang batas parlemen dengan raihan elektabilitas tertinggi itu, Pangi menyebut basis pemilih terbesar PDI Perjuangan ada di Jawa Tengah dan Yogyakarta sebesar 33,7 persen.
Basis pemilih terbesar Gerindra ada di Sumatera sebanyak 26,9 persen dan DKI Jakarta sebanyak 25 persen, sementara basis pemilih terbesar Golkar ada di Jawa Barat sebanyak 19 persen.
Pangi juga menyebut mayoritas publik, yakni sebanyak 75,8 persen menjawab tidak memiliki kedekatan dengan parpol tertentu. Hanya 13,8 persen yang punya kedekatan dengan parpol tertentu.
Baca Juga: Unggah Tangkapan Layar Berita Anies Soal G20, Ruhut Dibully Netizen: Jelas Sekali Editannya
Survei Voxpol Center Research & Consulting pada tanggal 22 Oktober sampai 7 November 2022 itu terhadap 1.220 responden menggunakan systematic random sampling. Survei ini memiliki toleransi atau batas kesalahan (margin of error) sekitar 2,81 persen.
Responden yang dijadikan sampel berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah. Adapun teknik pengumpulan data dengan wawancara tatap muka secara langsung dengan responden menggunakan kuesioner.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
7 Langkah Cepat Pemprov Jateng Atasi Bencana di Jepara, Kudus, dan Pati
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
7 Fakta Menarik Tentang Karakter Orang Banyumas Menurut Prabowo Subianto
-
Honda Mobilio vs Nissan Grand Livina: 7 Perbedaan Penting Sebelum Memilih
-
7 Mobil Listrik Murah di Indonesia, Harga Mulai Rp100 Jutaan