SuaraJawaTengah.id - Aktivitas Gunung Dieng yang berada di wilayah Kabupaten Banjarnegara, Wonosobo, dan Kabupaten Wonosobo mengalami peningkatan.
Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dieng Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan aktivitas Gunung Dieng masih fluktuatif.
"Berdasarkan pengamatan yang kami lakukan sepanjang hari Senin (16/1), pukul 00.00-24.00 WIB, secara meteorologi terpantau kondisi cuaca cerah, berawan, mendung, dan hujan," kata petugas Pos PGA Dieng, Aziz Yuliawan dikutip dari ANTARA Selasa (17/1/2023).
Selain itu, kata dia, angin bertiup lemah ke arah selatan dan suhu udara berkisar 12-19 derajat Celcius.
Sementara dari pengamatan secara visual, lanjut dia, gunung terlihat jelas hingga kabut yang menutupi sepertiga gunung (kabut 0-I.)
"Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis, sedang, hingga tebal dan tinggi 10-50 meter di atas puncak kawah," katanya.
Menurut dia, visual Kawah Timbang pada Senin (16/1/2023) pagi tampak jelas, sehingga teramati asap kawah berwarna putih dengan intensitas tipis, bertekanan lemah, ketinggian asap kurang lebih 10 meter dari dasar kawah.
Terkait dengan aktivitas kegempaan, Aziz mengatakan untuk gempa tektonik lokal tercatat 66 kali dengan amplitudo 5,3-42,7 milimeter, delay time (S-P) 0,56-18,4 detik, dan durasi 5,92-57,03 detik.
Sedangkan untuk gempa tektonik jauh tercatat sebanyak satu kali dengan amplitudo 10,7 milimeter, S-P tidak terbaca, dan durasi 65,5 detik.
Baca Juga: Gunung Api Dieng Level Waspada, Wisatawan Dilarang Mendekati Kawah
"Dalam pengukuran konsentrasi gas CO2 di Kawah Sikendang tercatat minimal 0,121 persen volume dan maksimal 0,136 persen volume serta rata-rata 0,13 persen volume, sedangkan di Kawah Timbang tercatat minimal 0,395 persen volume dan maksimal 0,9 persen volume serta rata-rata 0,558 persen volume," katanya.
Sementara dalam pengukuran suhu Kawah Sileri, di Kabupaten Banjarnegara, kata dia, tercatat minimal 67,9 derajat Celcius dan maksimal 68,7 derajat Celcius serta rata-rata 68,3 derajat Celcius, sedangan suhu tanah Kawah Sileri tercatat minimal 22,7 derajat Celcius dan maksimal 23,4 derajat Celcius serta rata-rata 22,9 derajat Celcius.
Ia mengatakan berdasarkan hasil pengamatan tersebut, Gunung Dieng hingga saat ini masih berstatus Waspada sehingga PVMBG merekomendasikan agar masyarakat dan wisatawan tidak mendekati Kawah Sileri pada jarak 1 kilometer dari bibir kawah.
"Masyarakat juga direkomendasikan untuk tidak mendekati kawasan sektor barat daya, selatan, dan tenggara Kawah Timbang dalam jarak 500 meter serta waspada jika melakukan penggalian tanah di sekitar Kawah Timbang agar terhindar dari aliran gas CO2 yang sangat berbahaya bagi kehidupan," tegasnya.
Selain itu, masyarakat dan wisatawan agar tidak memasuki kawah-kawah di Kompleks Dieng yang dapat berpotensi terjadi erupsi freatik berupa semburan lumpur atau lontaran material, juga kawah-kawah dengan konsentrasi gas vulkanik yang tinggi dan berbahaya bagi kehidupan, demikian Aziz Yuliawan .
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
Terkini
-
3 Fakta Aksi Curang UTBK di Undip: Tanam Logam di Telinga Berakhir di Kantor Polisi
-
Kronologi Aksi curang peserta UTBK di Undip, Ketahuan Metal Detector!
-
Biadab! Cuma Gara-gara Ogah Mandi, Paman di Semarang Nekat Bakar Keponakan Pakai Bensin
-
Miris! Peserta UTBK di Undip Tanam Alat di Telinga, Panitia Sampai Bawa ke Dokter THT
-
Misi Singkat Kas Hartadi: Ditunjuk Jadi Pelatih PSIS Semarang Hanya untuk 2 Laga Krusial!