"Itu kan masuk 'human traficking' (perdagangan manusia). Namun, sekarang ini kok semakin mengkhawatirkan, seperti kasus di Makassar yang dua remaja membunuh anak kecil untuk dijual organnya," katanya.
Satu di antara dua pelaku memang masih di bawah umur, kata dia, namun semestinya tidak boleh membuat hukuman bagi pelaku menjadi ringan, sebab dikhawatirkan akan memunculkan kasus-kasus serupa.
"Kejam sekali. Kalau dia mau cari uang, ya, jual organnya sendiri. Ini berniat menjual organ orang lain, dengan membunuh. Kalau menurut saya, harus dihukum mati," kata politikus PDI Perjuangan itu.
Dengan hukuman yang berat, kata dia, diharapkan bisa menimbulkan efek jera sehingga bisa mencegah terjadinya kasus penculikan anak, dan tentunya harus dibongkar sampai ke jaringan-jaringannya.
"Usut tuntas jaringannya dan hukum berat pelaku, hukum mati. Termasuk, jika pelaku masih di bawah umur. Ya, untuk menghindari kasus-kasus penculikan anak semacam ini," katanya.
Di sisi lain, Detty juga meminta orang tua dan keluarga untuk memperketat pengawasan terhadap anak dan pergaulan di lingkungan sekitarnya, sebab kejahatan tidak hanya dilakukan orang tak dikenal.
Belakangan ini, marak pemberitaan tentang penculikan anak di berbagai daerah. Di Semarang, baru saja terjadi dugaan percobaan penculikan anak berusia 11 tahun di wilayah Pedurungan, Senin (30/1) lalu.
Korban sedang membeli tepung di toko kelontong didatangi dua orang tak dikenal mengendarai sepeda motor, dan diiming-imingi permen. Korban kemudian ditarik tangannya, namun memberontak dan berteriak sehingga dua pelaku melarikan diri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin