Budi Arista Romadhoni
Kamis, 02 Februari 2023 | 07:38 WIB
Ketua DPW PKB Jateng, KH Yusuf Chudlori (Gus Yusuf). (NU Online/istimewa)

SuaraJawaTengah.id - Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah KH M Yusuf Chudlori disebut cocok untuk maju sebagai Gubernur Jateng pada Pilkada Tahun 2024.

Wacana itu muncul saat Diskusi Refleksi Peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di halaman Kantor DPW PKB Jateng, Kota Semarang, Selasa (31/1/2023) malam.

Dalam refleksi itu, awalnya Rois Syuriah PWNU Jateng KH Ubaidillah Shodaqoh sebagai narasumber memaparkan banyaknya persoalan di Jawa Tengah, seperti banjir dan kemiskinan ektrem.

"Banyak sekali persoalan di Jawa Tengah yang memang harus kita dampingi. Apalagi persoalan itu menimpa warga NU seperti di kawasan pesisir pantai. Persoalan rakyat ini lah yang harus dicarikan solusi," katanya dikutip dari keterangan tertulis pada Kamis (2/2/2023).

Menurut pendapat Mbah Ubaid, solusinya harus melalui jalur politik. Mbah Ubaid mengakui, ketika melakukan pendampingan kepada masyarakat, pihaknya selalu berkoordinasi dengan PKB.

"Terus terang yang selalu menjadi tempat bertanya, berkoordinasi itu ya teman teman Fraksi PKB. Kadang saat kita menggelar acara diskusi tentang persoalan rakyat, kita mengundang seluruh partai. Tetapi yang selalu hadir dan ikhtiar memberikan gambaran solusi yaa PKB. Lagi lagi yaa PKB," tandasnya.

Mbah Ubaid mengaku prihatin pengabdian NU kepada Negara yang sudah satu abad, tetapi nasib warga NU juga masih memprihatinkan.

Keprihatinan itulah yang kemudian membuat para peserta mengusulkan agar Pilkada 2024, PKB mengusung Gus Yusuf sebagai Gubernur.

Ki Dalang Haryo Enthus yang memang malam itu mementaskan wayang santrinya bertanya kepada Kyai Ubaid. “Mbah Ubaid, kinten-kinten menawi Gus Yusuf, dados Gubernur cocok mboten (kira-kira kalau Gus Yusuf jadi Gubernur, cocok nggak, Red),” sergah Ki Haryo.

Baca Juga: Cak Imin Usul Jabatan Gubernur di Indonesia Ditiadakan Karena Tak Efektif

Menanggapi pertanyaan itu, Mbah Ubaid awalnya hanya tersenyum, namun kemudian beliau mengatakan bahwa selama ini PKB dan NU selalu bekerjasama, saling tahu sama tahu.

"Sebagai kader semua harus siap. Saya kira kalau Gus Yusuf bersedia (jadi Gubernur, Red), saya dan Gus Yusuf sudah saling memahami," tandas Mbah Ubaid yang disambut tepuk tangan riuh peserta.

Gus Yusuf, panggilan KH M Yusuf Chudlori ikut menjawab pernyataan dalang tersebut. "Kalau saya, yang penting PKB menang dulu di Jawa Tengah," jawabnya singkat.

Sebelumnya Gus Yusuf mengatakan, dalam usianya yang satu abad, NU sudah sangat berjasa bagi nusa dan bangsa. Setelah berdirinya PKB yang memang dilahirkan NU, jasa NU kepada negara ini tak terhingga. "PKB dan NU akan lebih banyak bermanfaat jika mampu memenangkan kontestasi Pemilu 2024 nanti," tegasnya.

Maka malam hari ini PKB Jawa Tengah ikut bersyukur dan mangayubagyo, karena PKB adalah anak kandungnya NU yang akan menjaga Ahlusunnah wal jamaah dan kelestarian NU,” ujarnya.

Dia mencontohkan, PKB menginisiasi adanya Undang-Undang Pesantren. Ini menjadi bagian menjaga ahlussunnah wal jamaah dan NU.

Load More