SuaraJawaTengah.id - Pembangunan di suatu daerah, tak melulu harus dengan pembangunan infrastruktur fisik saja. Namun juga terkait masalah lain seperti kualitas pendidikan, kualitas kesehatan, penanganan stunting, penanganan kemiskinan, dan pemeberdayaan masyarakat.
Hal itu ditegaskan Wakil Ketua DPRD Jateng, Heri Pudyatmoko, baru-baru ini. Menurutnya, untuk penanganan stunting, kemiskinan ekstrem, dan pemberdayaan penyandang disabilitas sepertinya perlu dorongan lebih sebagai program prioritas Pemprov Jateng.
"Pemberdayaan Penyandang Disabilitas (PD) misalnya, harus dibangun secara inklusif. Hal ini dikarenakan, sejumlah indikator sosial ekonomi menunjukkan bahwa tingkat kesejahteraan penyandang disabilitas belum mencapai target yang diharapkan. Tingkat prevalensi yang tinggi ditambah ketidakmerataan akses bagi penduduk penyandang disabilitas, berdampak pada tujuan pembangunan berkelanjutan," kata politisi Partai Gerindra dikutip dari keterangan tertulis pada Selasa (21/3/2023).
Begitu juga dengan kemiskinan ekstrem dan penanganan stunting. Hal ini menurutnya juga perlu upaya keras pemerintah, karena dua persoalan itu saling berkait. Pada tahun 2022 lalu, angka stunting di Jateng sendiri sesuai data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) masih di angka 20 persen.
Baca Juga: Tekan Angka Stunting, Desa Jragung Demak Dapat Bantuan Ambulans
Salah satu upaya yang bisa untuk mengatasi masalah stunting ini, selain pemberian gizi cukup pada anak, secara umum juga perlunya mengentaskan persoalan kemiskinan ekstrem. Karena salah satu faktor tidak terpenuhinya gizi pada anak, adalah faktor ekonomi orang tua.
Padahal di Jawa Tengah pada September 2022 angka kemiskinan ekstrem meningkat menjadi 10,98% dari posisi Maret 10,93%. Selain itu, pada 2023 tentu harus menjadi perhatian dalam stabilitas ekonomi dan politik karena masuk tahun politik.
Maka Pemprov Jateng perlu menggencarkan berbagai program untuk menurunkan angka kemiskinan dan stunting secara masif. Termasuk terkait validasi data, sehingga pemerintah bisa memiliki acuan guna proses penganggaran dan politik anggarannya.
"Menurutnya, stunting tidak hanya terkait kesehatan dan asupan gizi pada anak saja, tetapi juga bisa dipengaruhi banyak faktor seperti kesehatan lingkungan, ekonomi masyarakat, pendidikan, dan beberapa faktor lain termasuk kesadaran orang tua. Kasus stunting di Jawa Tengah sendiri banyak ditemukan di daerah dengan kemiskinan tinggi dan tingkat pendidikan yang rendah," tegasnya.
Ditekankan, persoalan stunting ini sangatlah penting, karena berkaitan dengan generasi penerus bangsa. Stunting sendiri adalah kondisi yang diakibatkan kurangnya asupan gizi yang diberikan pada anak di usia awal kehidupan hingga waktu yang panjang.
Baca Juga: Perbup Soal Stunting di Bandung Barat Bakal Diperbarui
"Stunting berpotensi memperlambat perkembangan otak, dengan dampak jangka panjang berupa keterbelakangan mental, rendahnya kemampuan belajar, dan risiko serangan penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, hingga obesitas," tegasnya.
Berita Terkait
-
Cegah Stunting Lewat Investasi Jangka Panjang
-
Telkom Kenalkan Aplikasi Stunting Hub untuk Pantau Kesehatan Gizi Anak Indonesia
-
Tekan Angka Stunting, KBF Indonesia Mulai Jalankan Makan Bergizi Gratis di Papua
-
Serius Atasi Stunting, Dinsos P3AP2KB Kabupaten Kudus Andalkan DMS Cazbox by Metranet
-
27 Persen Anak-anak di Marunda Darurat Stunting, BRI Life Gandeng Rumah Zakat Salurkan PMT
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Jangan Paksakan ke Rest Area saat Arus Balik, Ini Tips Istirahat Aman dan Nyaman dari Kapolri
-
Tak Hanya THR, Desa Wunut Tunjukkan Kepedulian Nyata Lewat Jaminan Sosial
-
Nikmati Libur Lebaran, Ribuan Wisatawan dari Berbagai Daerah Ramaikan Saloka Theme Park
-
Viral Tarian Bagi-bagi THR Diduga Tarian Yahudi? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Kenapa Banyak yang Menikah di Bulan Syawal? Ini Jawabannya