SuaraJawaTengah.id - Ramai pemberitaan di media massa bahwa Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo ikut sibuk menolak tim nasional Israel yang ikut berlaga pada Piala Dunia U-20 di Indonesia, tepatnya di Kota Solo pada Mei hinga Juni 2023 nanti.
Hal ini pun menuai sorotan dan komentar dari Wakil Ketua DPRD Jateng Heri Pudyatmoko.
Heri Pudyatmoko menyoroti bahwa seorang gubernur yang sudah menuju akhir jabatannya, mestinya fokus pada persoalan-persoalan yang masih mengahambat pembangunan daerah.
Selain itu, secara tupoksi kerja, ia menilai bahwa urusan sepakbola dan konflik Israel sudah ada yang mengurus di bidangnya, yakni Kementerian Olahraga dan Kementerian Luar Negeri.
"Jateng masih punya PR banyak seperti kemiskinan, kemiskinan ekstrem, stunting, dan pangan, banjir dan banjir rob, serta banyak masalah lain lagi. Itu semua yang seharusnya jadi fokus pak Gub," ungkap politisi dari Fraksi Gerindra Jateng dari keterangan tertulis pada Senin (27/3/2023)
Heri mengungkapkan, memang popularitas dan kiprah Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sudah dikenal masyarakat luas, bukan hanya di Jateng saja. Akan tetapi menurutnya, jauh lebih penting dan masuk akal jika Gubernur Jateng lebih bisa menempatkan diri karena problematika yang masuk urusan wajib masih menjadi PR bersama.
Memasuki bulan Suci Ramadan dan menuju Lebaran, Heri menuturkan bahwa Jateng juga masih banyak kendala, khususnya masalah kenaikan harga kebutuhan pokok yang seharusnya penanganannya diprioritaskan. Secara keseluruhan, inflasi di Jateng tahun lalu mencapai 5,63 persen.
Ia menyebut, angka tersebut lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional sebesar 5,5 persen dan DKI Jakarta 5,51 persen. Sementara di bulan Februari tahun 2023, Jateng mengalami inflasi sebesar 0,29 persen. Menurut Heri, daripada ikut memperdebatkan urusan sepakbola internasional, Ganjar seharusnya lebih fokus kepada masalah daerah yang ada di depan mata.
"Lagi-lagi, Jawa Tengah masih punya PR banyak. Kita hormati popularitas Gubernur. Tapi, persoalan Israel sepertinya agak jauh hubungannya dengan persoalan di Jawa Tengah," terang Heri.
Baca Juga: Israel Dilanda Demo Besar-besaran Usai PM Netanyahu Pecat Menteri Pertahanan
Untuk diketahui, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendorong upaya terobosan agar Israel tidak main di Indonesia dalam Piala Dunia U-20, yang salah satunya menggunakan Stadion Manahan Solo.
Sikap itu menurutnya adalah perwujudan komitmen bersama dalam upaya kemerdekaan Palestina sesuai amanat Presiden RI pertama, Soekarno.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Jawa Tengah Garap Potensi Desa: Kunci Pembangunan Nasional dan Indonesia Emas
-
Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Tewas, akan Dimakamkan Disebelah Pusara Nenek
-
Menguak Warisan Kekayaan Mohammad Reza Pahlavi: Dari Minyak hingga Kerajaan Bisnis Global
-
10 Fakta Gunung Slamet yang Mengerikan, Penyebab Pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan Hilang Misterius
-
Fakta-fakta Mengejutkan Reza Pahlavi, Sosok yang Ingin Gulingkan Rezim Iran