SuaraJawaTengah.id - Crazy rich Grobogan, Joko Suranto kembali membuat kejutan. Setelah tahun lalu viral membangun jalan senilai Rp 2,8 miliar sepanjang 1,8 km di Grobogan, ternyata kini membangun masjid di Cianjur, Jawa Barat.
Tak hanya itu, Joko bahkan menghadiahi dua rumah untuk karyawannya office boy (OB) dan kurir menjelang Lebaran.
Hal itu diungkap Anggota DPR RI Dedi Mulyadi dalam poscat miliknya Lembur Pakuan Channel yang menemui sosok Joko Suranto, yang dikutip pada Rabu (19/4/2023).
"Mas Joko menyimpan legesi kebaikan. Tahun kemarin bangun jalan di Grobogan, tahun ini masjid di Ciajur hingga hadiahi rumah ke OB," tuturnya saat berbincang dengan Joko.
Uniknya menurut mantan Bupati Purwakarta dua periode itu, warga di Kampung Panumbangan, Desa Cibulakan, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur tersebut tak tahu jika donatur terbesar adalah sosok Joko. Masjid itu porak-poranda dihantam gempa akhir tahun lalu.
Saat Kang Dedi sapaannya datang, masjid sudah berbubah menjadi bagus.
"Masjid di tempat bencana sudah selesai. Rumah belum selesai. Orang situ saja yang nyumbang gak tahu kalau mas Joko. Tahunya REI. Ya REI ya mas Joko, makanya saya datangi," tuturnya.
Disinggung pembangunan masjid itu, Joko pun malu-malu menjawabnya, karena baginya itu adalah kabaikan yang memang sudah seharusnya dilakukan.
"Malam hari di WA kawan yang di sana, datang ke sana gak bisa (usai gempa). Katanya bangun masjid kebutuhan sekian, ya kita transfer saja. Tidak tahu masjidnya ada atau tidak. Ternyata dikabarin sudah jadi," kelakarnya.
Baca Juga: Ini Sosok Kartini Grobogan, Karyawati Berani Lawan Bos karena Hak Lembur tak Dibayar
Masjid yang dulunya rusak parah, kini sudah berdiri kembali dengan keindahanya, sehingga bisa digunakan untuk tarawih dan salat Ied pada Hari Raya Idul Fitri.
Rupanya Joko tak hanya membangun asal berdiri, tetapi masjid dibangun dengan bahan bangunan GRC yakni material yang kuat dan kemampuannya terbukti untuk menahan gempa hingga badai.
Bahkan setelah masjid selesai, dana pembangunan masih tersisa, sehingga bisa untuk memajukan masjid.
"Bahan bangunannya GRC. Karena ada trauma bencana. Kalau terjadi gempa, tidak berbahaya," jelas dia.
Menurutnya, bantuan demi bantuan yang digelontor dengan nilai banyak bagi orang, sebagai bentuk cara untuk mendorong agar wilayah terkena gempa di Cianjur cepat pulih. Satu di antaranya yakni dengan membangun kembali fasilitas publik berupa masjid yang rusak.
"Namanya sodaqoh eddict dan bahagia. Happy memberi orang. Kabaikan harus dipaksakan. Udah hajar terus saja, nanti terbiasa," ungkap Joko.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Ke Bandara Ahmad Yani Semarang Lebih Tenang dengan Grab Advance Booking
-
Beli Mobil Listrik di Jateng Masih Bebas Pajak, Pemprov Kejar Mobilitas Ramah Lingkungan
-
Kreator Indonesia Didorong Naik Kelas, Adobe Pilih RI Jadi Negara Pertama Program Monetisasi Konten
-
Update Kasus Korupsi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, KPK Maraton Periksa 14 Saksi
-
BYD Kian Agresif di Jawa Tengah, Kejar Pertumbuhan Pasar Kendaraan Ramah Lingkungan