SuaraJawaTengah.id - Ibadah haji tahun ini, Indonesia mendapatkan kesempatan untuk memberangkatkan calon jamaah haji tanpa ada pembatasan. Di Jawa Tengah terdapat 33.664 orang yang akan berangkat ke Tanah Suci.
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo di Provinsi Jawa Tengah menyatakan hingga kloter 21, telah memberangkatkan jamaah calon haji ke Tanah Suci sekitar 22 persen.
"Jumlah calon haji Embarkasi Solo yang telah diberangkatkan ke Tanah Suci hingga 21 kloter sebanyak 7.514 orang atau sekitar 22 persen dari total rencana penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, sebanyak 33.664 orang dari Jateng dan D.I Yogyakarta," kata Humas PPIH Embarkasi Solo Gentur Rama Indriyadi dikutip dari ANTARA, pada Rabu (31/5/2023).
PPIH Embarkasi Solo telah memberangkatkan calon haji asal Kabupaten Wonosobo tergabung kloter 21 sebanyak 360 orang melalui Bandara Adi Soemarmo di Boyolali, Rabu, pada pukul 06.05 WIB. Calon haji kloter 21 yang masuk gelombang I Embarkasi Solo langsung menuju Madinah Arab Saudi.
"Kami Rabu ini, dijadwalkan menerbangkan calon haji dua kloter yakni 21 asal Wonosobo dan kloter 22 gabungan asal Wonosobo, Kota Magelang dan Purworejo, pada pukul 19.05 WIB," kata Gentur.
Dia juga menyampaikan untuk kedatangan jamah calon haji Embarkasi Solo ke Asrama Haji Donohudan Boyolali pada hari ini ada tiga kloter. Kloter 23 asal Purworejo telah tiba pada pukul 06.00 WIB dengan jumlah 360 orang. Sedangkan kloter 24 gabungan asal Purworejo dan Magelang, dijadwalkan masuk asrama haji, pukul 16.00 WIB, dan kloter 25 asal Kabupaten Magelang pada pukul 19.00 WIB.
"Jumlah calon haji yang tiba di Embarkasi Solo, hingga kloter 23 ada totalnya sebanyak 8.231 orang," katanya.
Sedangkan jumlah calon haji yang masuk Asrama Haji Donohudan Boyolali dari hasil pemeriksaan kesehatan terakhir di Klinik Embarkasi Solo yang dinyatakan sakit dan dirujuk ke rumah sakit ada enam orang. Dengan rincian tiga menjalani perawatan di RSU Dr. Moerwardi Solo, dua di RS TNI AU Karanganyar, dan satu lainnya observasi di Klinik Kesehatan asrama haji.
Kendati demikian, PPIH Embarkasi Solo terus mengimbau kepada jamaah calon haji yang masih di daerah untuk tetap menjaga kesehatannya tetap fit dan banyak istirahat sehingga ketika menjalani tes kesehatan terakhir di asrama haji tetap sehat sebelum melaksanakan ibadah haji baik di Tanah Air maupun di Tanah Suci.
PPIH Embarkasi Solo di Provinsi Jawa Tengah, sebelumnya mencatat ada delapan calon haji asal Jawa Tengah yang tertunda dan dipulangkan ke daerahnya karena kesehatan hingga hari ketujuh keberangkatan ke Tanah Suci.
Menurut Humas PPIH Embarkasi Solo Gentur Rama Indriyadi ada delapan calon haji Embarkasi Solo yang tunda berangkat dan dipulangkan ke daerahnya, tetapi satu orang akan diberangkatkan dengan gelombang dua karena kondisi kesehatan.
Gentur menjelaskan Embarkasi Solo mencatat ada delapan calon haji yang tertunda keberangkatan dan dipulangkan ke daerahnya, karena kondisi kesehatan tidak layak terbang ke Tanah Suci.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Transformasi Berkelanjutan, BRI Catat Kinerja Gemilang dan Dukung Program Prioritas Nasional 2025
-
Revolusi Anti-Rob: Jateng Gunakan Pompa Tenaga Surya, Hemat Biaya Operasional hingga Jutaan Rupiah
-
Waspada! Malam Tahun Baru di Jateng Selatan Diwarnai Hujan dan Gelombang Tinggi
-
BRI Blora Gelar Khitan Massal, Meriahkan HUT ke-130 dengan Bakti Sosial
-
Mobilio vs Ertiga Bekas di Bawah Rp150 Juta: 7 Pertimbangan Penting Sebelum Membeli