SuaraJawaTengah.id - Beragam tuduhan kembali muncul untuk menjatuhkan bakal calon presiden 2024 yang diusung PDIP Ganjar Pranowo. Apalagi, hasil survei politisi berambut putih itu bersaing ketat dengan calon presiden 2024 dari partai Gerindra, Prabowo Subianto.
Tuduhan yang juga merupakan isu lama kembali diungkit, misalnya soal kasus e-KTP. Pengguna akun twitter @alextham878 memposting isu soal kasus korupsi pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), pada Selasa (27/6/2023).
Padahal, tuduhan terhadap Ganjar tersebut tidak benar, karena sama sekali tidak ditemukan bukti yang kuat keterlibatan Ganjar dalam kasus itu. Diketahui postingan itu berasal dsri pemberitaan media pada tahun 2017 silam.
“Ada 3 nama politikus PDIP hilang dalam dakwan korupsi E-KTP yaitu Ganjar (Gubernur Jateng), Olly Dondokambey (Gubernur Sulut) & Yasonna Laoly (sekarang Menteri Hukum & HAM) Kok kebetulan sekali ketiganya Politikus PDIP ?!..” tulis akun @alextham878 dikutip pada Rabu (28/6/2023).
Baca Juga: Dewi Perssik Dipalak Pak RT Ratusan Juta Saat Daftar Kurban, Gegara Sahabat Ganjar?
Berdasarkan penelusuran, akun @alextham878 diketahui banyak memposting positif tentang Prabowo Subianto dan memposting negatif tentang Ganjar Pranowo. Dari postingan pun memunculkan asumsi dari warganet lain bahwa akun itu merupakan akun dari pendukung capres Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
Postingan berisi tuduhan yang tidak benar tersebut, ditanggapi oleh pegiat media sosial Septian Raharjo atau yang akrab disapa Gus Raharjo. Pemilik akun twitter @Gus_Raharjo ini menantang akun tersebut untuk berdiskusi dan memintanya untuk membuktikan jika benar tuduhan tersebut.
Gus Raharjo bahkan mengaku memiliki data lengkap soal kasus e-KTP, yang membuktikan bahwa sama sekali tidak ada keterlibatan Ganjar, sesuai dengan fakta persidangan.
“Mas butuh data apa soal ektp ?? Dm no Wa Saya kasih Data Soal Ektp . Biar clear tidak hoax. Apa kita Diskusi Ngobrol Di Surabaya ? Biar tidak ada fitnah diantara Jenengan dan berita tahun 2017 yang di upload ini. Jadi jangan buat Propaganda fitnah yang sebenarnya Sudah Clear dan Putusan Pengadilanya sudah selasai. Kalo setuju diatur jadwalnya, Saya Siap mas. Terimaksih,” twiit @Gus_Raharjo.
Tidak ditemukannya bukti keterlibatan Ganjar dalam kasus tersebut juga disampaikan Ketua KPK Firli Bahuri. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tidak ditemukan bukti keterlibatan Ganjar Pranowo dalam kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP.
Menurut Firli, penyelidikan atau penyidikan terhadap seseorang yang diduga melakukan tindak pidana harus didukung dengan bukti-bukti yang cukup.
"Sampai hari ini kita belum menemukan ada bukti atau tidak. Enggak boleh kita menetapkan seseorang menjadi tersangka tanpa ada bukti," ujar Firli dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (28/4/2022) lalu.
Termasuk, lanjut Firli, apabila ada pihak yang diduga terlibat dalam suatu perkara namun alat bukti tersebut tidak kuat maka harus dihentikan.
Hal itu juga diperkuat dengan pernyataan dari mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan yang menyebut tidak ada bukti Ganjar Pranowo terlibat kasus korupsi e-KTP. Menurutnya, keterlibatan Ganjar saat itu belum masuk standar pembuktian.
"Kasus e-KTP misalnya, kan sering Pak Ganjar disebut tuh di kasus itu. Saya berani berbicara, bahwa memang pemenuhan alat buktinya (keterlibatan Ganjar) belum masuk standar pembuktian. Kenapa saya bilang begitu, penyidiknya dulu saya kok. Jadi saya yang lebih tahu," kata Novel dalam podcast di kanal YouTube-nya dikutip, Rabu (19/10/2022).
Berita Terkait
-
Cak Lontong Kehilangan Banyak Job Buntut Dukung Ganjar Pranowo dan Mahfud MD Saat Pilpres
-
Ganjar Pranowo: untuk Suara.com Selamat Ulang Tahun yang ke-11, Tetap Kritis dan Mencerdaskan!
-
Singapura Tegaskan Komitmen untuk Lakukan Ekstradisi Paulus Tannos
-
Ganjar Dimintai Tanda Tangan Bocah SD Usai Isi Ceramah di Masjid UGM, Netizen: Tanda Tangan Tarawih Paling Mahal
-
Diajak Berandai-andai Jadi Presiden, Kocaknya Ganjar Pranowo: Kan Sudah Kalah, Saya Lowbat
Terpopuler
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Lisa Mariana Pamer Foto Lawas di Kolam Renang, Diduga Beri Kode Pernah Dekat dengan Hotman Paris
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Chat Istri Ridwan Kamil kepada Imam Masjid Raya Al Jabbar: Kami Kuat..
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Jurnalis Dipukul dan Diancam Ajudan Kapolri: Kebebasan Pers Terancam di Semarang
-
Arus Balik Lebaran 2025: Baru 50 Persen Pemudik Kembali
-
Situasi Lebaran di Jateng Berjalan Normal, One Way Nasional Mulai Diberlakukan
-
Ini 7 Amalan Bulan Syawal yang Dianjurkan untuk Dilakukan
-
Jadwal dan Keutamaan Puasa Syawal 2025: Sampai Kapan Kita Bisa Berpuasa?