Saat itu menurut Ulin, Sinta Nuriyah cukup senang mendengar rencana tersebut. Terkait desain sincinya, Sinta Nuriyah menyerahkan sepenuhnya kepada sahabat dekat Gus Dur yakni KH. Mustofa Bisri alias Gus Mus.
"Kontak Gus Mus deh, dia yang tau seleranya Gus Dur," kata Ulin menirukan suara Sinta Nuriyah.
Pihak Rasa Dharma lantas langsung menghubungi Gus Mus. Benar saja, Gus Mus paham betul dengan selera sahabat karibnya tersebut. Gus Mus banyak memberi masukan soal desain Sinci Gus Dur yang akan diletakkan di meja altar Rasa Dharma tersebut.
"Gus Mus lebih suka desain atasnya mirip Masjid Agung Demak ketimbang bentuk kubah. Karena arsitektur Masjid Demak mengadung makna Iman, Islam dan Ihsan," ungkap Ulin.
"Setelah masalah perizinan dan desain clear. Sinci Gus Dur resmi diletakkan di altar Rasa Dharma tanggal 14 agustus 2014. Hanya ada di Semarang, mungkin satu-satunya di seluruh dunia," lanjutnya.
Menurut Ulin sejak diletakkan sinci Gus Dur, sempat ada perdebatan di antara pengurus Rasa Dharma soal hidangan yang disajikan di depan sinci. Rasanya tidak elok menyajikan daging babi di depan Sinci Gus Dur.
"Waktu itu kami sempat berpikir mau memisahkan meja yang ada Sinci Gus Dur dengan hidangan berbeda. Tapi Gus Dur ini kan tokoh anti deskriminasi. Kok kita malah deskriminasi. Akhirnya berdasarkan kesepakatan daging babi kita ganti dengan kambing," jelasnya.
Tiga tahun terakhir ini, Rasa Dharma juga rutin mengadakan kegiatan cengbeng atau istilah lainnya ziarah kubur ke makam Gus Dur di Jombang.
"Dua tahun lalu yang ikut hanya internal aja, tapi kemarin tanggal 24-25 kita buka buat umum. Astusiasnya cukup besar, ada sekitar 40 orang yang ikut ziarah ke makam Gus Dur," tukas Ulin.
Baca Juga: Ini Daftar Tempat Salat Idul Adha 1444 H di Kota Semarang pada 28 Juni 2023
Kontributor: Ikhsan
Berita Terkait
-
5 Km dari Kota Semarang! Ada Stadion Termegah di Jateng: Berstandar FIFA dan Telan Biaya Rp536 Miliar, Bisa Tebak?
-
Cuma 60 Km dari Kota Semarang, Wisata Pantai ini Cocok untuk Liburan Akhir Pekan : Ada Lumba-lumbanya !
-
100 Km dari Kota Semarang, Stadion di Jawa Tengah Ini Memiliki Standarisasi FIFA : Siap Jadi Vanue Piala Dunia U-17 ?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo
-
Polda Jateng Autopsi Jenazah AFF, Pelajar SMP di Pemalang yang Tewas Diduga Korban Perundungan
-
Potensi Kendaraan Listrik di Jawa Tengah Terus Menguat, Semarang Jadi Pasar Strategis
-
Digagalkan! 300 Butir Obat Terlarang dan Sabu Nyaris Masuk Lapas Kelas I Semarang
-
Ramai Dugaan Perundungan, Polisi Cari Fakta di Balik Meninggalnya Pelajar SMP Pemalang