SuaraJawaTengah.id - Tabrakan kereta api (KA) Brantas dengan sebuah truk di Kota Semarang menjadi perhatian banyak pihak. Kecelakaan itu pun kini diselidiki oleh pihak kepolisian.
Masinis dan Asisten Masinis KA Brantas yang mengalami kecelakaan dengan sebuah truk di perlintasan sebidang Jalan Madukoro, Kota Semarang, pada 18 Juli 2023 lalu itu kini menjalani pemeriksaan di Satuan Lalu Lintas Polrestabes Semarang, Jumat (21/7/2023).
Masinis A dan Asisten Masinis BW datang dalam pemeriksaan dengan didampingi kuasa hukum dan pejabat PT KAI Daop 4 Semarang
Tidak banyak keterangan yang disampaikan oleh keduanya usai pemeriksaan yang berlangsung sekitar dua jam itu.
Baca Juga: Hindari 5 Hal Ini saat Traveling dengan Kereta Api
Sementara Kanit Laka Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Adji Setiawan, mengatakan, pemeriksaan ini merupakan lanjutan dari penyelidikan peristiwa tabrakan antara KA Brabtas dan sebuah truk trailer di perlintasan sebidang Jalan Madukoro itu.
Menurut dia, terdapat sekitar 30 pertanyaan yang disampaikan kepada kedua saksi tersebut.
"Pertanyaan seputar proses.kejadian kecelakaan, langkah apa yang dilakukan oleh masinis, bagaimana prosedur yang harus dilakukan saat kejadian," katanya dikutip dari ANTARA.
Ia menuturkan hingga saat ini belum ada penetapan tersangka berkaitan dengan kejadian tersebut.
Setelah pemeriksaan sopir truk dan masinis KA Brantas, kata dia, penyidik akan meminta keterangan ahli untuk melengkapi penyelidikan.
Baca Juga: 5 Cara Menyelamatkan Diri Saat Kereta Api Kecelakaan, Jangan Panik!
Sebelumnya, Kereta Api Brantas tujuan Jakarta-Blitar menabrak sebuah truk di perlintasan sebidang Jalan Madukoro, Semarang Barat, Selasa malam (18/7)
Berita Terkait
-
Puncak Arus Balik Lebaran 2025 dengan Penumpang Kereta Api Diprediksi Terjadi Besok
-
Puncak Arus Balik Angkutan Kereta Api Diproyeksikan pada 6 April
-
Sejumlah 3.872.675 Tiket Kereta Api Terjual untuk Arus Mudik dan Balik
-
Gegara WFA, KAI Klaim Kondisi Arus Balik Penumpang Kereta Api Tak Alami Kepadatan
-
Tak Ada Lonjakan Penumpang Saat Arus Balik, KAI: Karena Kebijakan WFA
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara