SuaraJawaTengah.id - Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Heri Pudyatmoko mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Baik kompetensi secara teknik, pemasaran, finansial, dan menjalin relasi.
Heri mengatakan, pengelola BUMDes harus memiliki mental wirausaha dengan beragam kompetensi tersebut. Mulai dari kemampuan teknik seperti memproduksi dan cara menyajikan produk, kemampuan pemasaran, finansial, dan menjalin relasi guna peluang kerja sama dengan berbagai pihak.
"Kemampuan finansial berhubungan dengan memperoleh sumber-sumber dana dan cara menggunakannya. Yang terpenting juga cara mencari dan mengembangkan relasi dan kemampuan komunikasi dan negoisasi," ucapnya dikutip dari keterangan tertulis pada Rabu (26/7/2023).
Menurutnya, ada beberapa kompetensi penting yang dimiliki oleh pengelola BUMDes. Pertama yakni integritas. Mampu mengikuti aturan, bersikap jujur, dan meningkatkan etika sosial dalam menjalankan aktivitas bisnis.
Kedua, inovasi dan kreativitas juga penting. Pengelola BUMDes dituntut untuk melakukan terobosan dalam bentuk ide, gagasan, atau program nyata, yang mendukung pencapaian kinerja organisasi. Menjadikan kendala sebagai tantangan untuk menciptakan gagasan yang kreatif.
"Yang ketiga adalah mengembangkan kerja sama bisnis dengan membangun jejaring relasi yang kuat dengan orang-orang dalam industri. Juga harus berpikir strategis, memahami berbagai hal yang mempengaruhi arah strategis organisasi," katanya.
Heri mengatakan, pengelola BUMDes juga harus berfokus pada pelanggan. Di mana mampu secara proaktif memberikan pelayanan yang bernilai tambah dan lebih serta yang dihadapkan pelanggan eksternal atau internal.
Selain itu, pengelola BUMDes juga harus memiliki kemampuan perencanaan dan pengorganisasian. Yakni dengan mengembangkan rencana jangka pendek dan jangka panjang yang memadai secara komprehensif, realistis, dan efektif.
"Hal ini untuk mencapai dan mengintegrasikan upaya-upaya perencanaan lintas unit kerja," tegas politisi Partai Gerindra tersebut.
Baca Juga: Duh! Ibu Ini Hamil Anak Kembar Saat Usianya Sudah 42 Tahun, Ganjar: Betul-betul ini akan Diamankan
Tidak hanya itu, keterampilan pengambilan keputusan dan kepemimpinan juga penting untuk dimiliki pengelola BUMDes. Dan yang terakhir, wirausahawan BUMDes juga harus mampu mengelola eksekusi.
"Yakni mampu memberikan tanggung jawab, mendelegasian dan mendorong orang lain. Menyediakan sumber-sumber yang dibutuhkan. Serta mengkoordinasikan upaya-upaya kerja saat diperlukan dan memonitoring perkembangan," jelas Heri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
Peringati HUT Ke-12, Semen Gresik Gelar SG Fun Run & Fun Walk di Area Greenbelt Pabrik Rembang
-
5 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Pati yang Menjerat Bupati Sudewo
-
OTT Bupati Sudewo, Gerindra Jateng Dukung Penuh Penegakan Hukum dari KPK
-
Gebrakan Awal Tahun, Saloka Theme Park Gelar Saloka Mencari Musik Kolaborasi dengan Eross Candra
-
Deretan Kontroversi Kebijakan Bupati Pati Sudewo Sebelum Berakhir di Tangan KPK