SuaraJawaTengah.id - Sungguh kurang ajar kelakukan kakek di Wonosobo. Meski berprofesi sebagai guru ngaji, ia tega cabuli anak dibawah umur.
Tersangka AR yang kini berusia 69 harus berurusan dengan polisi atas tindakannya. Kakek tua yang tampak keriput dan beruban dengan tega mencabulo anak tetangganya sendiri.
Parahnya, aksi kejinya sudah dilakukan sejak 2019 silam.
"Menurut pengakuan korban, sudah sejak 2019 (dicabuli)," ungkap Kasat Reskrim Polres Wonosobo, AKP Kuseni, Rabu (26/7/2023).
Tempat tinggal pelaku dan korban yang hanya berjarak satu rumah. Sehingga, pelaku sangat paham dengan keberadaan korban dan situasi rumah korban.
"Jadi paham betul jika dirumah korban ada orang atau tidak," kata dia.
Tak hanya itu, pelaku yang berprofesi sebagai guru mengaji itu juga hampir setiap hari bertemu dengan korban.
"Jadi si korban ini sering ketemu. Korban belajar dengan pelaku," tuturnya.
Aksi pencabulan tersebut diketahui ketika keluarga mendapati tanda dan kecurigaan.
Baca Juga: Fakta-fakta Guru Ngaji di Sleman Cabuli 15 Anak: Modus Terapi Indigo, Dilakukan Sejak 2016
Saat itu, ibu korban melihat melihat adanya tanda merah seperti bekas kecupan pada leher sebelah kiri korban.
Kemudian ibu korban bertanya tentang asal tanda merah tersebut kepada korban tetapi korban tidak menjawab.
Kemudian pelapor meminta bantuan adik (tante korban) untuk ikut menanyakan kepada korban. Akhirnya, korban menerangkan bahwa telah dilakukan perbuatan cabul oleh pelaku berulangkali.
Selanjutnya pihak keluarga melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak berwenang.
Pelaku mengaku melakukan aksi pencabulan dengan modus rayuan.
Akibat perbuatannya, pelaku kini dijerat Pasal 82 UU RI No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak sebagaimana telah diubah dengan UU RI No.35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak sebagaimana telah diubah dengan UU RI No.17 tahun 2016 tentang Penetapan PERPPU No.1 tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UU RI No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak menjadi undang-undang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin