- Mahasiswa Undip berinisial A (20) diduga dikeroyok sekitar 30 mahasiswa sejurusan pada 15 November 2025.
- Korban mengalami luka serius termasuk patah tulang hidung dan gegar otak akibat kekerasan tersebut.
- Kasus pengeroyokan ini kini ditangani kepolisian, sementara pihak Undip membentuk Tim Kode Etik.
SuaraJawaTengah.id - Kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang viral di media sosial. Korban yang diketahui berinisial A (20) diduga menjadi korban kekerasan oleh puluhan mahasiswa dari jurusan yang sama.
Peristiwa ini menjadi sorotan publik setelah video kondisi korban beredar luas. Dalam rekaman tersebut, terlihat tubuh korban mengalami luka dan memar di beberapa bagian.
Korban disebut mengalami patah tulang hidung hingga gegar otak akibat pengeroyokan tersebut. Berikut sejumlah fakta yang diketahui dari kasus ini.
1. Viral di Media Sosial
Kasus ini mulai ramai diperbincangkan setelah video korban diunggah oleh akun Instagram @zainalpetir_.
Dalam video yang beredar, kondisi korban terlihat cukup parah. Wajah dan tubuhnya tampak penuh luka setelah diduga dikeroyok oleh puluhan mahasiswa.
Unggahan tersebut dengan cepat menyebar dan memicu perhatian warganet. Banyak pihak mempertanyakan bagaimana peristiwa kekerasan tersebut bisa terjadi di lingkungan kampus.
2. Korban Mahasiswa Antropologi Sosial Undip
Korban diketahui merupakan mahasiswa Program Studi Antropologi Sosial Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro angkatan 2024.
Baca Juga: Kronologi Lengkap: Kucing Mati Ditendang di Blora, Pelaku Berinisial PJ Terancam Pidana
Menurut informasi yang beredar, korban juga merupakan anak dari seorang penjual nasi goreng. Ia merantau ke Semarang dengan harapan bisa menyelesaikan pendidikan tinggi.
Namun peristiwa pengeroyokan tersebut membuat kondisinya mengalami luka serius.
Kuasa hukum korban, Zainal Abidin Petir, membenarkan adanya kejadian tersebut.
3. Diduga Dikeroyok Sekitar 30 Mahasiswa
Menurut keterangan kuasa hukum, korban diduga dikeroyok oleh sekitar 30 mahasiswa dari jurusan yang sama.
Peristiwa tersebut disebut terjadi pada 15 November 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan