SuaraJawaTengah.id - Sebanyak 161 narapidana (napi) kasus tindak pidana korupsi atau napi koruptor di Lapas Semarang memperoleh remisi dalam rangka HUT Ke-78 RI, Kamis (17/8/2023).
Secara keseluruhan terdapat 8.031 narapidana dan narapidana anak yang memperoleh pengurangan masa hukuman tersebut.
Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah Hantor Situmorang menjelaskan, jumlah tersebut terbagi atas 7.969 napi dan 62 napi anak.
Sementara jumlah napi yang langsung bebas usai memperoleh remisi sebanyak 134 orang.
Hantor mengatakan selain napi tindak pidana korupsi, juga terdapat 16 napi tindak pidana terorisme serta 2.483 napi kasus penyalahgunaan narkotika yang memperoleh remisi tersebut
Ia menyebut jumlah napi dan tahanan yang sedang menjalani hukuman di berbagai lapas dan tahanan di Jawa Tengah sebanyak 14.346 orang.
Sementara itu Gubernur Ganjar Pranowo usai menyerahkan surat keputusan remisi kepada para napi tersebut mengatakan terdapat pola pembinaan dengan model yang kreatif di dalam lapas.
"Melalui kerja sama dengan pihak luar, napi bisa semakin produktif selama menjalani masa hukuman," kata Ganjar.
Meskipun demikian, ia menyebut masih terdapat pekerjaan rumah yang lebih besar yang harus diatasi.
Baca Juga: Erick Thohir Diyakini Mampu Perangi Radikalisme
Ia menyebut dalam situasi sulit, seseorang sangat mungkin untuk melakukan pelanggaran hukum. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Lebih dari Pendidik, Guru PAUD dan TK Diharapkan Jadi Teladan Pembentukan Karakter Anak
-
Menaker Apresiasi Program Magang Nasional BRI, Buka Peluang Karier bagi Talenta Muda
-
BRI Gandeng Prodia, Hadirkan Promo Medical Check-Up hingga Pemeriksaan Genomics
-
Kisah Cucur Aulia, UMKM Binaan RB Rembang yang Sukses Mengangkat Jajanan Tradisional
-
Semarang Diprakirakan Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Turun Sore Nanti