Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:23 WIB
Konsisten angkat kuliner tradisional Cucur Aulia milik Aulia Hilwa Sabrina berhasil menjadi tenant terfavorit pada ajang festival kuliner terbesar di Rembang ‘NjajanFest 3X’ 2026.
Baca 10 detik
  • Aulia Hilwa Sabrina merintis usaha kuliner Cucur Aulia di Rembang sejak tahun 2013 dengan modal minim.
  • Rumah BUMN Rembang dan ajang NjajanFest 3X tahun 2026 berhasil memperluas pasar produk kue Cucur Aulia.
  • Cucur Aulia terpilih menjadi tenant terfavorit di festival kuliner Rembang yang melibatkan ratusan pelaku UMKM.

SuaraJawaTengah.id - Rumah BUMN Rembang terus mendorong pengembangan UMKM lokal dari berbagai sektor, mulai dari kuliner, fashion, hingga kerajinan, melalui fasilitasi promosi dan perluasan akses pasar. Salah satu UMKM ditunjukkan Cucur Aulia milik Aulia Hilwa Sabrina yang berhasil menjadi tenant terfavorit di NjajanFest 3X, festival kuliner terbesar di Rembang yang diikuti ratusan UMKM.

Aulia merintis Cucur Aulia pada 2013 dengan modal awal Rp200 ribu. Di tengah kesibukannya bekerja sebagai pegawai kontrak, ia mulai memproduksi kue cucur setiap pukul 02.00 WIB, kemudian mendistribusikan produknya ke toko kue dan pasar tradisional pada pagi hari.

Kini, Cucur Aulia memiliki tiga varian, yakni kue cucur tradisional, sari kedelai bermerek Soya Aulia, dan tape ketan hijau. Dengan mengutamakan bahan baku premium, usaha ini telah memiliki sertifikat halal MUI, Nomor Induk Berusaha (NIB), serta perlindungan HAKI untuk merek dagang. Produk Cucur Aulia dapat dibeli langsung di toko yang berlokasi di Jalan Slamet Riyadi, Rembang, maupun melalui layanan pemesanan online.

Sejak bergabung dengan Rumah BUMN Rembang dan mengikuti NjajanFest pada 2025, Aulia merasakan perkembangan positif pada usahanya. Produk Cucur Aulia semakin dikenal masyarakat dan penjualan meningkat. Puncaknya, pada NjajanFest 3X 2026, Cucur Aulia berhasil menjadi tenant terfavorit di tengah persaingan ratusan UMKM peserta.

“Alhamdulillah, saya senang dan bangga menjadi bagian dari Rumah BUMN Rembang. Sejak bergabung, produk kami semakin dikenal dan penjualan juga meningkat. Bisa menjadi tenant terfavorit di antara ratusan UMKM tentu menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat bagi kami untuk terus berkembang. Terima kasih kepada Rumah BUMN Rembang, NjajanFest, dan seluruh pelanggan yang telah mendukung Cucur Aulia,” ungkap Aulia.

Selain memiliki cita rasa khas, kue cucur juga menyimpan makna filosofis sebagai simbol harapan agar rezeki terus mengucur dan berlimpah. Makna tersebut sejalan dengan semangat Aulia untuk terus mengembangkan usaha dan memperkenalkan kuliner tradisional Rembang kepada masyarakat luas.

Senior Manager of Communication & CSR PT Semen Gresik, Taufik Susanto, mengatakan bahwa melalui Rumah BUMN Rembang yang dikelola secara co-partnership bersama induk perusahaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), perusahaan terus mendorong UMKM agar berkembang dan berdaya saing melalui fasilitasi promosi serta perluasan akses pasar.

“Keberhasilan Cucur Aulia menunjukkan bahwa UMKM lokal memiliki potensi besar untuk berkembang dengan dukungan promosi yang tepat. Maka, ajang NjajanFest menjadi salah satu wadah strategis untuk memperluas pasar sekaligus menggerakkan ekonomi daerah. Festival kuliner terbesar di Rembang ini berhasil menarik lebih dari 50.000 pengunjung dengan total perputaran uang dan omzet pelaku UMKM mencapai Rp 2,56 miliar,” terang Taufik.

Ia berharap capaian tersebut dapat mendorong semakin banyak UMKM untuk berkembang dan naik kelas. “Melalui Rumah BUMN Rembang, kami ingin semakin banyak UMKM mampu memperluas pasar, meningkatkan daya saing, dan membawa produk unggulan Rembang semakin dikenal masyarakat luas,” pungkas Taufik.

Baca Juga: Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC

Load More