SuaraJawaTengah.id - Kabupaten Banjarengara kini naik level menjadi tanggap darurat kekeringan. Bencana tersebut terjadi seiring dengan terjadi karena fenomena El Nino.
Sebelumnya, Kabupaten Banjarnegara telah ditetapkan siaga darurat kekeringan. Namun, kelangkaan air kini makin meluas sehingga pemerintah menaikkan status menjadi tanggap darurat kekeringan.
PJ Bupati Banjarnegara Tri Hardo Widirahmanto mengatakan, terdapat 20 lokasi yang saat ini mengalami kekeringan.
"Terkait dengan peningkatan status dari siaga darurat menjadi tanggap darurat kekeringan, terdapat 20 lokasi yang terdiri dari 15 desa dan 5 kelurahan," jelasnya, Sabtu (9/9/2023).
Dengan menaikkan status saat ini, pihaknya berharap semua wilayah yang membutuhkan air dapat dilayani.
'Ya dilakukan droping air bersih, harapannya dengan peningkatan status ini semua kekeringan yang ada di Banjarnegara dapat teratasi," ujarnya.
Kini tercatat sebanyak 7.628 kk, 26.718 jiwa mengalami kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih.
Kekeringan sangat dirasakan salah satunya di Desa Kaliajir, Ngadiah yang sudah tiga bulan kesulitan air untuk keperluan sehari hari.
Ngadiah dan tetangganya bahkan harus mengeluarkan uang untuk membeli air.
Baca Juga: Efek Kemarau, Dataran Tinggi Dieng Alami Krisis Air
"Kalau sekali angkut itu, satu mobil engkel biayanya Rp 150 ribu," kata dia.
Dalam seminggu, dirinya membeli air tiga kali untuk mencukupi kebutuhan.
"Kalau pas lagi ada anak pulang itu seminggu bisa beli air sampe tiga kali," ucapnya.
Tak jarang, ia rela menuruni bukit untuk mengambil air di sungai jika uangnya tidak mencukupi.
"Ya kalau sudah tidak ada uangnya mau tak mau harus ambil air di sungai. Turun kesana gendong air," paparnya.
Sekali turun ke sungai, is mampu membawa air sebanyak 20 liter, bahkan lebih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Perkuat UMKM dan Inklusi Keuangan Nasional
-
Tebus Sembako Rp100 Ribu, Pertamina Ajak Warga Rayakan Kemerdekaan Sekaligus Bantu Korban Gempa NTT
-
Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kampung 'Gang Presiden' Warga Berkostum Adat Olahan Limbah
-
Saat Kemerdekaan Diukur dari Isi Dompet Rakyat, Ini Pesan Gubernur Ahmad Luthfi
-
Kemerdekaan yang Sesungguhnya: 254 Napi di Jateng Pulang, Ribuan Lain Dapat Harapan Baru