SuaraJawaTengah.id - Beberapa pemain PSIS Semarang menjadi sorotan di media sosial usai video mereka makan donat usai pertandingan ramai dibahas.
Pada video yang tersebar di sosial media TikTok dan diunggah ulang oleh akun Instagram @abroadnesia pada Selasa (5/9) terlihat sejumlah pemain PSIS menyantap donat.
Bukan cuma dengan sesama pemain, para penggawa Laskar Mahesa Jenar itu terlihat menyantap donat dengan fotografer hingga official.
Dari tayangan yang terlihat, beberapa pemain yang menyantap donat itu pun merupakan pemain-pemain yang terkenal di Indonesia.
Di antaranya ada pemain asing Timor Leste, Gali Freitas, Luthfi Kamal, hingga pemain langganan Timnas Indonesia, Alfeandra Dewangga.
Bahkan para pemain PSIS Semarang itu memakan donat tersebut di lapangan, dari kondisi yang terlihat momen itu sepertinya terjadi sesuai pertandingan.
Bila ditarik mundur, diduga para pemain PSIS Semarang tersebut memakan donat usai laga Liga 1 pekan ke-11 melawan Bali United.
Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang itu, PSIS Semarang berhasil meraih kemenangan 2-1 berkat gol bunuh diri M Rashid dan Paulo Gali Freitas.
Aksi para pemain PSIS Semarang makan donat seusai pertandingan ini langsung mendapat sorotan dari netizen Indonesia.
Baca Juga: Libur Usai, Persebaya Surabaya Persiapkan Diri Hadapi Madura United
Tidak sedikit yang menayangkan aksi mereka karena terjadi di atas lapangan dan benar-benar selepas pertandingan. Netizen pun menyoroti pola makan para pesepakbola ini.
“Pantesan main tarkam, pola makan asal-asalan,” tulis akun @raihan.rizqi****
“Salahnya sih ngapain makan pas abis banget pertandingan, mana di tengah lapangan pula, dagelan,” tulis akun @rifqinaz***
“Seberbakat apapun pemain, kalau udah gabung liga di sini pasti langsung jelek, unprofesional, mental amatir semua. Mulai dari pemain, pelatih, pengurus, pengamat, suporter amatir semua,” tulis akun @sipenma***.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Gus Yusuf Ajak Peserta Muktamar NU Bantu Korban Gempa NTT
-
Nahdliyin Kebumen di Muktamar NU: Jangan Jadi Pemimpin yang Berjarak dengan Umat
-
Saksi Bongkar Fadia Arafiq Jadi Sumber Modal PT RNB, Ada Aliran Uang Rp1,7 Miliar