SuaraJawaTengah.id - Seorang mahasiswi diduga bunuh diri usai melompat dari lantai 4 Paragon Mall Semarang. Sebelum memutuskan untuk mengakhiri hidupnya, mahasiswi tersebut sempat menulis pesan permintaan maaf untuk sang ibu.
Kejadian nahas ini terjadi pada Selasa (10/10/2023) lalu di lantai 4 gedung parkir Paragon Mall Semarang. Korban berinisial NJ (20) ini diduga langsung tewas di tempat karena mengalami luka yang cukup parah di bagian kepala.
Berdasarkan hasil olah TKP, Polrestabes Semarang menyebut bahwa gadis ini jatuh dari dari ketinggian 20 meter. Tidak ada saksi di lokasi kejadian ini. Petugas sekuriti di mall tersebut, baru menemukan korban usai menerima laporan dari beberapa pengunjung.
Di lantai 4 Paragon Mall Semarang, polisi menemukan tas milik korban yang berada di lantai tersebut. Di dalam tas ditemukan kartu identitas, kartu tanda mahasiswa dari Universitas Negeri Semarang serta surat yang korban tulis untuk sang ibu.
Dalam surat, gadis ini meminta maaf untuk sang ibu karena tidak bisa menjadi kuat layaknya yang ibunya harapkan. Dirinya mengaku sudah menyiapkan hadiah ulang tahun untuk sang ibu.
NJ melalui suratnya berterima kasih untuk sang ibu karena sudah peduli dengannya. Dirinya berharap agar sang ibu senantiasa mengirimkan doa untuknya.
"Ibu, maaf tidak bisa menjadi kuat seperti yang kamu harap. Saya punya hadiah ulang tahun untukmu, dikirim ke kos Hani. Saya harap bisa memberikan langsung untukmu, maaf. Terima kasih untuk selalu memikirkan saya, peduli dengan saya. Maaf karena saya selalu membuatmu sedih. Saya mencintaimu selalu. Jangan lupa berdoa buat aku ya. Sekali maaf Mih, aku nyerah" tulisnya dalam surat tersebut.
Informasi di kartu identitas mahasiswi ini mengungkap bahwa dirinya adalah warga Kota Semarang, Kecamatan Ngaliyan, Kelurahan Kalipancur.
Polisi kini sedang memeriksa rekaman CCTV di TKP. Di sisi lian, jenazah sudah dibawa ke RSUP dr Kariadi untuk kemudian menjalani pemeriksaan forensik.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Wisata Paling Populer di Semarang, Yuk Liburan!
Berita Terkait
-
Punya Motto 'Berbakti Untuk Negeri', Dosen UIN Lampung yang Setubuhi Mahasiswi Diserang Netizen
-
Akhir Hidup Mahasiswa Unnes, Copycat Suicide Bisa Jadi Pemicu
-
Sosok Mahasiswi yang Diduga Bunuh Diri di Mal Paragon Semarang, Tinggalkan Sepucuk Surat
-
PSIS Semarang Incar Hokky Caraka, PSS Sleman Pastikan Sang Pemain Tidak akan Dilepas
-
Syahrul Yasin Limpo Diperiksa Hari Ini, Ini Profil Keponakannya Istri Kapolres Semarang
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Hadirkan Beautiful Nightmare, Saloka at Night Gelar Pesta Piyama Halloween Berhadiah Menarik
-
Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain
-
Kunjungan di Wonosobo, Menteri Riefky Main Bundengan Dibimbing Sri Mulyani, Ananda Mikola Bernyanyi
-
Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak
-
14 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Wisnu Dampingi UMKM dari Kesulitan Modal hingga Naik Kelas