SuaraJawaTengah.id - Video mengenai Wakil Bupati (Wabup) Blora yang membagikan uang gepokan viral di media sosial. Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati memberikan klarifikasi dan menyatakan bahwa ia saat itu datang sebagai Bendahara DPC.
Tri Yuli Setyowati menjelaskan, ia tidak datang ke caleg PDIP sebagai Wakil Bupati Blora, melainkan sebagai bendahara partai di wilayahnya. Sebelum ini, video Wabup Blora yang membagikan uang gepokan ramai disorot oleh masyarakat.
"Begini loh, wakil bupati lomo ngene kiyi seneng aku. Matur suwun nggih mbak, makasih, mantap. Due wakil bupati lomone ngene kiyi kok. (Begini loh, wakil bupati baik seperti ini bahagia aku. Terima kasih ya mbak, makasih, mantap. Punya wabup baik hati gini kok)," kata seseorang di dalam video.
Unggahan tersebut ditonton jutaan kali dan memperoleh ribuan komentar dari netizen. Tak sedikit yang menandai akun resmi KPK usai melihat video itu di media sosial.
Klarifikasi Wakil Bupati Blora
Menurut Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati, duit gepokan itu adalah uang hasil reward dari DPD karena mereka telah mencapai target. Ia datang ke ruangan sebagai bendahara partai dan bukan pejabat publik.
Total uang yang dibagikan senilai Rp 300 juta. Masing-masing caleg memperoleh uang Rp 10 juta. Tri Yuli Setyowati membagikan uang sesuai hasil keputusan bersama saat rapat.
"Saya hadir di rapat itu sebagai Bendahara DPC PDIP. Reward yang kami dapatkan di DPD, kemudian setelah kita rapat, teman-teman sepakat bahwa uang itu dibagi kembali. Saya membagikan uang itu sesuai dengan hasil keputusan bersama dan sesuai yang disampaikan Mbah Dasum (Ketua DPC Blora)," kata Tri Yuli Setyowati di kantor DPC PDIP Blora, Jawa Tengah, Selasa (10/10/2023).
Total uang Rp 200 juta merupakan hasil reward atau hadiah dari DPD Blora. "Uang itu adalah uang reward hasil kami, ehhm, jadi DPD punya penilaian bahwa di Blora, satu, secara kinerja, kami di partai sesuai target. Kemudian yang kedua, kami sudah membuat pogotong royong caleg-caleg di tiap dapil," sambungnya.
Baca Juga: Kekayaan Fantastis Wakil Bupati Blora yang Bagi Duit Gepokan, Naik Rp 1 M dalam 3 Tahun!
Momen bagi-bagi duit gepokan ternyata dilakukan setelah mereka melakukan Rakorda di Semarang beberapa waktu lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Usai OTT Bupati Sudewo, Pelayanan Publik di Kabupaten Pati Dipastikan Kondusif
-
Kunci Jawaban Matematika Kelas 4 Halaman 132: Panduan Belajar Efektif
-
Peringati HUT Ke-12, Semen Gresik Gelar SG Fun Run & Fun Walk di Area Greenbelt Pabrik Rembang
-
5 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Pati yang Menjerat Bupati Sudewo
-
OTT Bupati Sudewo, Gerindra Jateng Dukung Penuh Penegakan Hukum dari KPK